Gawat! Mantan Pelatih Carlos Alcaraz Buka Peluang untuk Langkah Sensasional Ingin Jadi Pelatih Jannik Sinner
Sururi al faruq
Kamis, 01 Januari 2026 - 21:43 WIB
Gawat! Mantan Pelatih Carlos Alcaraz Buka Peluang untuk Langkah Sensasional Ingin Jadi Pelatih Jannik Sinner
LANGIT7.ID-Ini benar benar gawat. Bahkan jika terbukti, ini bisa jadi ancaman yang berbahaya bagi petenis no 1 dunia, Carlos Alcaraz. Mengapa? Juan Carlos Ferrero, mantan pelatih Carlos Alcaraz, yang sukses bikin petenis spanyol di usia 22 tahun sudah sukses mengoleksi 6 tropi grand slam itu, diam diam ingin menyebrang melatih rival berat Alcaraz, Jannik Sinner. Dari laporan tennis365 yang dikutip langit7.id, memang Ferero tidak menutup kemungkinan untuk melatih Jannik Sinner di masa depan. Namun ia menyatakan ingin mengambil waktu istirahat "dua atau tiga bulan" terlebih dahulu.
Keputusan berpisahnya Ferrero dan Alcaraz cukup mengejutkan mengingat tahun gemilang yang dijalani Alcaraz, di mana ia memenangkan dua gelar Grand Slam dan kembali ke posisi No.1 Dunia. Namun, sejak perpisahan itu, beredar laporan mengenai perbedaan pendapat soal lokasi latihan dan masalah finansial.
Kini, dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol Marca, Ferrero membahas mengenai Alcaraz, dan juga menyebut nama Jannik Sinner sebagai salah satu pemain yang dinilai cocok secara potensial untuk dipandunya.
Ditanya apakah ia terbuka untuk bekerja sama dengan petenis Italia tersebut di masa depan, Ferrero menegaskan bahwa ia tidak sedang mencari pekerjaan dalam waktu dekat, namun tidak menutup pintu sama sekali untuk kemungkinan melatih Sinner.
"Saya sudah menyesuaikan gaya pelatihan saya sebisa mungkin untuk Carlos," katanya. "Saya sama sekali tidak mempertimbangkan opsi lain karena saya butuh dua atau tiga bulan untuk ketenangan dan agar 'luka' ini mereda."
"Setelah itu, jika ada kemungkinan lain yang muncul, kami akan pertimbangkan. Bagaimanapun, ini sudah hampir delapan tahun tanpa henti dan banyak waktu yang dihabiskan jauh dari rumah. Sekarang bisa berada di rumah adalah suatu berkah."
Bahkan sejak pesan pertamanya di media sosial yang mengumumkan kepergiannya, Ferrero telah memperjelas bahwa ia sebenarnya lebih memilih untuk bertahan. Namun, ketika ditanya mengapa akhirnya terjadi perpisahan, sang pelatih mengakui ada "beberapa hal yang tidak kami sepakati."
Keputusan berpisahnya Ferrero dan Alcaraz cukup mengejutkan mengingat tahun gemilang yang dijalani Alcaraz, di mana ia memenangkan dua gelar Grand Slam dan kembali ke posisi No.1 Dunia. Namun, sejak perpisahan itu, beredar laporan mengenai perbedaan pendapat soal lokasi latihan dan masalah finansial.
Kini, dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol Marca, Ferrero membahas mengenai Alcaraz, dan juga menyebut nama Jannik Sinner sebagai salah satu pemain yang dinilai cocok secara potensial untuk dipandunya.
Ditanya apakah ia terbuka untuk bekerja sama dengan petenis Italia tersebut di masa depan, Ferrero menegaskan bahwa ia tidak sedang mencari pekerjaan dalam waktu dekat, namun tidak menutup pintu sama sekali untuk kemungkinan melatih Sinner.
"Saya sudah menyesuaikan gaya pelatihan saya sebisa mungkin untuk Carlos," katanya. "Saya sama sekali tidak mempertimbangkan opsi lain karena saya butuh dua atau tiga bulan untuk ketenangan dan agar 'luka' ini mereda."
"Setelah itu, jika ada kemungkinan lain yang muncul, kami akan pertimbangkan. Bagaimanapun, ini sudah hampir delapan tahun tanpa henti dan banyak waktu yang dihabiskan jauh dari rumah. Sekarang bisa berada di rumah adalah suatu berkah."
Bahkan sejak pesan pertamanya di media sosial yang mengumumkan kepergiannya, Ferrero telah memperjelas bahwa ia sebenarnya lebih memilih untuk bertahan. Namun, ketika ditanya mengapa akhirnya terjadi perpisahan, sang pelatih mengakui ada "beberapa hal yang tidak kami sepakati."