Reseolusi Gema Bangsa untuk Penyelenggaraan Haji 2026
Tim langit 7
Sabtu, 03 Januari 2026 - 08:52 WIB
Reseolusi Gema Bangsa untuk Penyelenggaraan Haji 2026
Oleh: H.Abdul Khaliq Ahmad
LANGIT7.ID-Memasuki tahun baru 2026, kita sambut dengan optimistis proses penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 yg akan memberangkatkan 221.000 orang calon jemaah, terdiri atas
203.320 orang kuota haji reguler (sekitar 92%) dan 17.680 orang kuota haji khusus (sekitar 8%) melalui 525 kloter dari 14 embarkasi dengan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, mulai 22 April 2026.
Perjalanan panjang penyelenggaraan haji oleh Kemenag hingga tahun 2025 dirasakan masih belum sesuai dengan harapan publik. Terlebih pada penyelenggaraan haji terakhir 2025 sebagai transisi dari Kemenag ke Badan Penyelenggara Haji, dirasakan sangat buruk dalam layanan jemaah terutama di Armuzna.
Setelah kini penyelenggaraan ibadah haji dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sebagai otoritas tunggal, maka besar harapan publik terhadap terselenggaranya ibadah haji akan semakin baik, adil, nyaman dan berkualitas mulai pada musim haji 2026.
Sehubungan dengan hal itu, maka Partai Gema Bangsa menyampaikan resolusi sebagai berikut :
1. Transformasi manajemen penyelenggaraan haji yang lebih profesional, efisien, dan ramah lansia adalah suatu keniscayaan. Untuk itu, sebagai pemegang otoritas tunggal, Kemenhaj harus membangun kepercayaan publik dengan totalitas kerja yg fokus pada penyiapan penyelenggaraan haji yg jauh lebih baik dari kinerja Kemenag.
LANGIT7.ID-Memasuki tahun baru 2026, kita sambut dengan optimistis proses penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 yg akan memberangkatkan 221.000 orang calon jemaah, terdiri atas
203.320 orang kuota haji reguler (sekitar 92%) dan 17.680 orang kuota haji khusus (sekitar 8%) melalui 525 kloter dari 14 embarkasi dengan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, mulai 22 April 2026.
Perjalanan panjang penyelenggaraan haji oleh Kemenag hingga tahun 2025 dirasakan masih belum sesuai dengan harapan publik. Terlebih pada penyelenggaraan haji terakhir 2025 sebagai transisi dari Kemenag ke Badan Penyelenggara Haji, dirasakan sangat buruk dalam layanan jemaah terutama di Armuzna.
Setelah kini penyelenggaraan ibadah haji dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sebagai otoritas tunggal, maka besar harapan publik terhadap terselenggaranya ibadah haji akan semakin baik, adil, nyaman dan berkualitas mulai pada musim haji 2026.
Sehubungan dengan hal itu, maka Partai Gema Bangsa menyampaikan resolusi sebagai berikut :
1. Transformasi manajemen penyelenggaraan haji yang lebih profesional, efisien, dan ramah lansia adalah suatu keniscayaan. Untuk itu, sebagai pemegang otoritas tunggal, Kemenhaj harus membangun kepercayaan publik dengan totalitas kerja yg fokus pada penyiapan penyelenggaraan haji yg jauh lebih baik dari kinerja Kemenag.