home global news

Di Balik Topeng Kemanusiaan: Membongkar Motif Ekonomi Intervensi AS di Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 - 10:05 WIB
Di Balik Topeng Kemanusiaan: Membongkar Motif Ekonomi Intervensi AS di Venezuela
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-Venezuela sedang tidak baik-baik saja. Negara yang pernah makmur ini kini terperosok dalam jurang krisis ekonomi yang dalam. Inflasi meroket tajam, menggerus daya beli masyarakat hingga ke titik nadir. Gaji para pekerja tak lagi cukup sekadar untuk memenuhi kebutuhan dasar, sementara produksi minyak—tulang punggung ekonomi negara—anjlok drastis. Gelombang migrasi pun tak terelakkan; jutaan warga meninggalkan tanah airnya demi mencari penghidupan di negeri orang.

Namun, menuding kesalahan manajemen domestik semata sebagai penyebab tunggal adalah pandangan yang naif. Ada tangan tak terlihat, atau justru sangat terlihat, yang mencekik perekonomian Venezuela dari luar: sanksi ekonomi Amerika Serikat.

Geopolitik dan "Dosa" Venezuela Mengapa Washington begitu bernafsu menjatuhkan sanksi? Jawabannya melampaui sekadar retorika demokrasi. Venezuela dianggap melakukan "dosa" geopolitik karena menjalin hubungan terlalu mesra dengan rival-rival abadi Amerika Serikat, yakni Rusia, Kuba, dan Iran.

Aliansi strategis Caracas dengan ketiga negara ini memicu alarm di Gedung Putih. Bagi AS, kehadiran poros kekuatan rival di halaman belakang mereka adalah ancaman nyata bagi hegemoni dan kepentingan nasional. Sanksi menjadi senjata untuk memutus mata rantai aliansi tersebut.

Baca juga:Sejarah Berulang di Venezuela: Ambisi Minyak di Balik 'Wajah Ganda' Amerika Serikat

Dendam Nasionalisasi Minyak
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya