Pemulihan Layanan Pendidikan Pascabencana di Aceh Menyentuh Hingga Jenjang PAUD
Lusi mahgriefie
Senin, 26 Januari 2026 - 08:42 WIB
Pemulihan Layanan Pendidikan Pascabencana di Aceh Menyentuh Hingga Jenjang PAUD
Upaya pemulihan pascabencana banjir di Aceh khususnya dalam layanan pendidikan terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), tak terkecuali pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).
Salah satu satuan pendidikan yang terdampak yaitu PAUD Permata Pidie Jaya tetap berupaya melaksanakan pembelajaran di tengah keterbatasan sarana pascabencana dengan adanya bantuan pendidikan dari Kemendikdasmen.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen), Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa Kemendikdasmen memastikan layanan pendidikan anak tetap berjalan di tengah situasi pascabencana, khususnya pada satuan pendidikan yang terdampak banjir di Provinsi Aceh.
"Dalam masa pemulihan, keselamatan dan keberlanjutan pembelajaran menjadi prioritas. Anak-anak tidak boleh kehilangan hak belajarnya hanya karena bencana. Karena itu, kami memperkuat dukungan pembelajaran darurat sekaligus mempercepat langkah rehabilitasi," ujar Dirjen PAUD Dasmen dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).
Dalam mendukung keberlangsungan pembelajaran tersebut, PAUD Permata Pidie Jaya telah menerima bantuan berupa Alat Permainan Edukatif (APE). Bantuan berupa mainan edukatif ini dimanfaatkan sebagai sarana belajar anak usia dini agar proses pembelajaran tetap berjalan aktif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Baca juga:Cakupan Program Indonesia Pintar Tahun 2026 Diperluas Hingga Jenjang TK
Kepala Sekolah PAUD Permata Pidie Jaya, Fitriani, menyampaikan bahwa bantuan APE sangat membantu sekolah dalam masa pemulihan. "Alhamdulillah, bantuan APE berupa mainan edukatif sudah kami terima dan langsung kami gunakan dalam kegiatan belajar anak-anak," ujarnya.
Salah satu satuan pendidikan yang terdampak yaitu PAUD Permata Pidie Jaya tetap berupaya melaksanakan pembelajaran di tengah keterbatasan sarana pascabencana dengan adanya bantuan pendidikan dari Kemendikdasmen.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen), Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa Kemendikdasmen memastikan layanan pendidikan anak tetap berjalan di tengah situasi pascabencana, khususnya pada satuan pendidikan yang terdampak banjir di Provinsi Aceh.
"Dalam masa pemulihan, keselamatan dan keberlanjutan pembelajaran menjadi prioritas. Anak-anak tidak boleh kehilangan hak belajarnya hanya karena bencana. Karena itu, kami memperkuat dukungan pembelajaran darurat sekaligus mempercepat langkah rehabilitasi," ujar Dirjen PAUD Dasmen dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).
Dalam mendukung keberlangsungan pembelajaran tersebut, PAUD Permata Pidie Jaya telah menerima bantuan berupa Alat Permainan Edukatif (APE). Bantuan berupa mainan edukatif ini dimanfaatkan sebagai sarana belajar anak usia dini agar proses pembelajaran tetap berjalan aktif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Baca juga:Cakupan Program Indonesia Pintar Tahun 2026 Diperluas Hingga Jenjang TK
Kepala Sekolah PAUD Permata Pidie Jaya, Fitriani, menyampaikan bahwa bantuan APE sangat membantu sekolah dalam masa pemulihan. "Alhamdulillah, bantuan APE berupa mainan edukatif sudah kami terima dan langsung kami gunakan dalam kegiatan belajar anak-anak," ujarnya.