BTN Siapkan Rp 250 Miliar demi Akuisisi Perusahaan Asuransi pada 2026
LANGIT7.ID-Jakarta; Rencana pembentukan anak usaha di sektor asuransi umum menjadi salah satu agenda prioritas PT Bank Tabungan Negara (BTN) pada paruh kedua tahun 2026. Bank pelat merah ini telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp 250 miliar demi merealisasikan aksi korporasi tersebut sebagai respons atas kebutuhan proteksi kredit perumahan.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menekankan urgensi kehadiran mortgage insurance atau asuransi perumahan agar bisa dikombinasikan dengan penjaminan kredit. Strategi ini bertujuan menekan biaya premi yang selama ini hanya mencakup asuransi jiwa dan kebendaan, sehingga beban nasabah KPR bisa lebih ringan.
"Kami ingin itu bisa di-package jadi satu sama penjaminan kredit yang lebih murah preminya. Karena kalau preminya mahal kan kasian KPR-nya," ujar Nixon dalam keterangannya, dikutip Selasa (27/1/2026).
Usulan akuisisi perusahaan asuransi ini telah dimasukkan ke dalam Rencana Bisnis Bank (RBB), meskipun belum dipresentasikan secara resmi di hadapan Danantara. Langkah ini diambil BTN di tengah misi Danantara yang sedang fokus merampingkan jumlah anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kita masih ngusulin ke Danantara untuk boleh mengakuisisi satu perusahaan, utamanya asuransi," kata Nixon.
Selain membidik sektor asuransi, BTN juga merancang pendirian perusahaan pembiayaan yang juga ditargetkan rampung pada semester II-2026. Untuk ekspansi bisnis pembiayaan ini, perseroan menyiapkan modal yang jauh lebih besar, yakni pada kisaran Rp 3 triliun hingga Rp 5 triliun. Secara total, Nixon menyebutkan ada setidaknya empat aksi korporasi yang sedang dipersiapkan bank untuk tahun depan.