home sports

Petenis Indonesia Janice Tjen Lolos 16 Besar di Mubadala Abu Dhabi, di Ganda Akan Duet Dengan Alexandra Eala

Senin, 02 Februari 2026 - 23:17 WIB
Petenis Indonesia Janice Tjen Lolos 16 Besar di Mubadala Abu Dhabi, di Ganda Akan Duet Dengan Alexandra Eala
LANGIT7.ID-Abu Dhabi; Kabar menggembirakan bagi pecinta tenis tanah air. Petenis kebanggaan Indonesia, Janice Tjen memulai petualangannya di Mubadala Abu Dhabi Open 2026 dengan catatan manis sekaligus melelahkan. Petenis putri Indonesia berperingkat 47 dunia itu melibas petenis Australia, Maya Joint (peringkat 29), dalam laga tiga set sengit 7-6(6), 3-6, 6-3, Senin (2/2).

Kemenangan ini tidak hanya mengantarkannya ke babak 16 besar, tetapi juga menjadi pembuktian mental setelah comeback di set penentu. "Ini pertandingan yang sangat berat. Di set ketiga, saya fokus pada eksekusi dan permainan saya sendiri. Hasilnya, saya sangat puas," ucap Janice penuh senyum usai pertandingan yang berdurasi 2 jam 15 menit itu.

Pertaruhan mental benar-benar terjadi di set pertama. Kedua petenis saling membalas tekanan hingga Janice akhirnya memenangkan tie-break tipis. Meski sempat kehilangan ritmus di set kedua, pemain kelahiran Jakarta, 23 tahun, ini menunjukkan kematangan dengan mendominasi set penentu. Empat ace yang ia lepaskan di set ketiga, termasuk yang mengunci kemenangan, menjadi penanda agresivitas yang tepat waktu.

Kemenangan ini menjadi modal berharga sebelum ia menghadapi ujian yang jauh lebih berat: melawan unggulan kelima, Liudmila Samsonova dari Rusia, di babak berikutnya. Namun, fokus Janice tak hanya pada partai tunggal.

Fokus Ganda: Persatuan SEA Melawan Juara Dunia

Hanya berselang sehari, Janice akan segera beralih peran dari rival menjadi mitra bagi sesama bintang Asia Tenggara, Alex Eala dari Filipina. Duet "Tim SEA" ini akan langsung dihadapkan pada pasangan kelas dunia, Leylah Fernandez (Kanada) dan Kristina Mladenovic (Prancis), di babak pertama ganda.

"Tentunya saya sangat antusias bermain bersama Alex. Dia petenis hebat dan kami punya misi yang sama: menunjukkan bahwa tenis Asia Tenggara bisa bersaing di level tertinggi," kata Janice, menyiratkan semangat kolaborasi regional yang langka.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya