home global news

Tragedi Ngada Jadi Atensi Nasional, Kemensos dan Kemendikdasmen Usut Kasus Siswa Tak Mampu Beli Pena

Rabu, 04 Februari 2026 - 18:16 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengaku prihatin dengan insiden siswa SD di Kabupaten Ngada, NTT yang mengakhiri hidup karena tidak bisa membeli pena dan buku. Foto: Kemensosri.
Seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), YBR (10), mengakhiri hidupnya dengan meninggalkan sepucuk surat untuk ibundanya, inisial MGT (usia 47 tahun).

Dalam suratnya yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, korban menulis:

“Surat buat Mama ****

Mama saya pergi dulu

Mama relakan saya pergi

Jangan menangis ya Mama

Tidak perlu Mama menangis dan mencari, atau mencari saya
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya