Siswa SD yang Tewas di Ngada, Semasa Hidup Kerap Bantu Nenek Jualan Kayu Bakar
Esti setiyowati
Rabu, 04 Februari 2026 - 18:03 WIB
Siswa SD yang Tewas di NTT, Semasa Hidup Kerap Bantu Nenek Jualan Kayu Bakar. Foto: Ist.
Kasus anak SD dari Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidupnya karena tidak bisa membeli buku dan pena menjadi perhatian luas.
Ibu kandung korban, Maria Goreti Te'a (47) mengungkapkan pertemuan terakhirnya dengan sang anak, YBR (10) pada pagi sebelum insiden terjadi.
Menurut Maria Goreti, sang anak mengeluh pusing dan tidak ingin pergi ke sekolah.
Baca juga: Cerita di Balik Tewasnya Timothy, Mahasiswa Unud yang Diduga Bunuh Diri karena Perudungan
Namun Maria tetap meminta YBR untuk ke sekolah karena takut sang anak ketinggalan pelajaran. Maria pun meminta YBR untuk naik ojek ke sekolah.
Tepat tengah hari, keluarga diguncang kabar duka yang datang mendadak. Maria Goret kaget, mendengar berita kepergian anak bungsunya, Yohanes.
“Saya kaget ada kabar, dari tetangga, saya pikir ada pergi sekolah,” ungkap Maria seperti dilihat dari kanal Youtube Tribunnetwork, Rabu (4/2/2026).
Ibu kandung korban, Maria Goreti Te'a (47) mengungkapkan pertemuan terakhirnya dengan sang anak, YBR (10) pada pagi sebelum insiden terjadi.
Menurut Maria Goreti, sang anak mengeluh pusing dan tidak ingin pergi ke sekolah.
Baca juga: Cerita di Balik Tewasnya Timothy, Mahasiswa Unud yang Diduga Bunuh Diri karena Perudungan
Namun Maria tetap meminta YBR untuk ke sekolah karena takut sang anak ketinggalan pelajaran. Maria pun meminta YBR untuk naik ojek ke sekolah.
Tepat tengah hari, keluarga diguncang kabar duka yang datang mendadak. Maria Goret kaget, mendengar berita kepergian anak bungsunya, Yohanes.
“Saya kaget ada kabar, dari tetangga, saya pikir ada pergi sekolah,” ungkap Maria seperti dilihat dari kanal Youtube Tribunnetwork, Rabu (4/2/2026).