home global news

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dukung Dialog Kebudayaan PWI di Hari Pers Nasional 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 - 10:56 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dukung Dialog Kebudayaan PWI di Hari Pers Nasional 2026
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima audiensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan Dialog Kebudayaan yang akan diselenggarakan pada 8 Februari 2026 di Serang, Banten, sebagai bagian dari rangkaian acara puncak Hari Pers Nasional tanggal 9 Februari.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Anugerah Kebudayaan PWI, Yusuf Susilo Hartono, menyampaikan harapannya kepada Menteri Kebudayaan untuk menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional serta berpartisipasi dalam Dialog Kebudayaan yang menjadi bagian dari rangkaian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Ia berharap kehadiran Menteri Kebudayaan dapat menjadi pendorong semangat pemajuan kebudayaan yang ada di daerah.

Dirinya turut menjelaskan mengenai Anugerah Kebudayaan PWI 2026 yang akan diselenggarakan bertepatan dengan peringatan HPN tahun ini. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi PWI kepada pemerintah daerah yang konsisten dalam upaya pelestarian kebudayaan lokal, serta kepada para wartawan yang berkontribusi aktif dalam pengawalan dan promosi kebudayaan daerah.

“Anugerah Kebudayaan PWI merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang memiliki kepedulian dan komitmen kuat terhadap kebudayaan. Hingga saat ini, sebanyak 58 bupati dan wali kota di berbagai daerah telah menerima penghargaan tersebut,” ujar Yusuf dalam keterangan resmi, Sabtu (7/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kepemimpinan daerah yang memiliki pemahaman kebudayaan menjadi faktor penting dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan apresiasi atas rencana penyelenggaraan HPN 2026 yang akan berlangsung beberapa hari kedepan. Dirinya menekankan bahwa pembangunan kebudayaan di daerah saat ini masih kolaborasi berbagai pihak.

Menteri Kebudayaan juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah pusat terus mendorong penguatan ekosistem kebudayaan melalui berbagai kebijakan dan program, antara lain melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebudayaan, penguatan sarana dan prasarana, standardisasi museum, serta pengembangan program budaya digital, film daerah, musik tradisi, dan manajemen talenta. Dirinya menilai berbagai intervensi tersebut dapat berarti apabila pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama agar berbagai kebijakan dan program tersebut dapat berjalan secara optimal.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya