Balimau, Tradisi Mandi Jeruk Nipis di Sumbar Menyambut Ramadhan
Lusi mahgriefie
Ahad, 08 Februari 2026 - 08:45 WIB
Balimau yaitu mandi dengan limau (jeruk nipis) merupakan tradisi masyarakat Sumbar. Biasa dilakukan di sungai atau pemandian umum.
Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi masing-masing dalam menyambut Ramadhan, salah satunya di Sumatera Barat yang melakukan Balimau, yaitu mandi dengan campuran jeruk nipis yang menjadi kegiatan rutin para warga dalam rangka menyambut Ramadhan.
Balimau adalah tradisi masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dan sering dikaitkan dengan adat Basandi Syarak. Kegiatan ini berupa ritual mandi menggunakan jeruk nipis (limau) dan wewangian alami lainnya untuk mensucikan diri lahir dan batin sehari sebelum Ramadan.
Bukan tanpa makna, tapi tradisi ini melambangkan penyucian diri, baik secara lahir maupun batin, sebelum memasuki bulan suci. Serta melambangkan rasa syukur, kebersihan fisik, dan mempererat silaturahmi, sering dilakukan di sungai atau pantai.
Selain itu, tujuan dari tradisi Balimau adalah untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena masih diberi kesempatan untuk dapat menjalani puasa di bulan yang suci dan penuh ampunan Balimau juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan sesama muslim yang menjalankan ritual tersebut.
Baca juga:10 Negara Ini Punya Tradisi Sendiri Merayakan Ramadhan, dari Asia Hingga Eropa
Biasanya, Balimau dilakukan di sungai atau pemandian umum dengan suasana penuh kebersamaan. Waktu pelaksanaan dilakukan pada hari terakhir bulan Sya'ban atau satu hari sebelum Ramadhan. Balimau sering disebut juga Petang Balimau di beberapa daerah.
Sejarah Balimau
Balimau adalah tradisi masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dan sering dikaitkan dengan adat Basandi Syarak. Kegiatan ini berupa ritual mandi menggunakan jeruk nipis (limau) dan wewangian alami lainnya untuk mensucikan diri lahir dan batin sehari sebelum Ramadan.
Bukan tanpa makna, tapi tradisi ini melambangkan penyucian diri, baik secara lahir maupun batin, sebelum memasuki bulan suci. Serta melambangkan rasa syukur, kebersihan fisik, dan mempererat silaturahmi, sering dilakukan di sungai atau pantai.
Selain itu, tujuan dari tradisi Balimau adalah untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena masih diberi kesempatan untuk dapat menjalani puasa di bulan yang suci dan penuh ampunan Balimau juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan sesama muslim yang menjalankan ritual tersebut.
Baca juga:10 Negara Ini Punya Tradisi Sendiri Merayakan Ramadhan, dari Asia Hingga Eropa
Biasanya, Balimau dilakukan di sungai atau pemandian umum dengan suasana penuh kebersamaan. Waktu pelaksanaan dilakukan pada hari terakhir bulan Sya'ban atau satu hari sebelum Ramadhan. Balimau sering disebut juga Petang Balimau di beberapa daerah.
Sejarah Balimau