Sebelum Viral dan Mendunia, Pacu Jalur Jadi Tradisi Menyambut Ramadhan di Riau
Lusi mahgriefie
Senin, 09 Februari 2026 - 08:36 WIB
Foto: Kemenpar
Pacu Jalur yang viral hingga ke taraf internasional dikenal sebagai ajang kompetisi perahu tradisional. Siapa sangka ternyata sebelumnya Pacu Jalur adalah tradisi menyambut Ramadhan oleh masyarakat Riau.
Pacu Jalur adalah perlombaan dayung menggunakan perahu sepanjang 40 meter yang dihiasi dan diawaki 40 hingga 60 pendayung. Kegiatan ini menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.
Tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi Pacu Jalur juga diintegrasikan dengan momen menyambut Ramadhan untuk menandai semangat kebersamaan dan harapan baru di bulan suci.
Baca juga:Balimau, Tradisi Mandi Jeruk Nipis di Sumbar Menyambut Ramadhan
Meski awal dikenal untuk menyambut Ramadhan dan hari besar Islam, namun kini Pacu Jalur juga diselenggarakan dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan sportivitas, tetapi juga mempererat kebersamaan warga.
Asal-usul Pacu Jalur berakar dari tradisi masyarakat pesisir yang menggantungkan kehidupan pada perairan. Para nelayan dan masyarakat setempat menggunakan perahu panjang yang dihias indah berlomba mengayuh dengan kekompakan tim untuk mencapai garis finish.
Kegiatan pacu jalur umumnya diadakan di sungai-sungai dan kanal pesisir terutama di wilayah Sumatera Barat seperti di Pariaman dan Padang yang menyediakan jalur ideal untuk lomba perahu tradisional.
Pacu Jalur adalah perlombaan dayung menggunakan perahu sepanjang 40 meter yang dihiasi dan diawaki 40 hingga 60 pendayung. Kegiatan ini menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.
Tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi Pacu Jalur juga diintegrasikan dengan momen menyambut Ramadhan untuk menandai semangat kebersamaan dan harapan baru di bulan suci.
Baca juga:Balimau, Tradisi Mandi Jeruk Nipis di Sumbar Menyambut Ramadhan
Meski awal dikenal untuk menyambut Ramadhan dan hari besar Islam, namun kini Pacu Jalur juga diselenggarakan dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan sportivitas, tetapi juga mempererat kebersamaan warga.
Asal-usul Pacu Jalur berakar dari tradisi masyarakat pesisir yang menggantungkan kehidupan pada perairan. Para nelayan dan masyarakat setempat menggunakan perahu panjang yang dihias indah berlomba mengayuh dengan kekompakan tim untuk mencapai garis finish.
Kegiatan pacu jalur umumnya diadakan di sungai-sungai dan kanal pesisir terutama di wilayah Sumatera Barat seperti di Pariaman dan Padang yang menyediakan jalur ideal untuk lomba perahu tradisional.