Setiap Muslim Wajib Tahu, Ini 7 Perkara Pembatal Puasa Ramadhan
Esti setiyowati
Selasa, 10 Februari 2026 - 15:06 WIB
Setiap Muslim Wajib Tahu, Ini 7 Perkara Pembatal Puasa Ramadhan. Foto: Istimewa.
Menjelang bulan suci Ramadan, umat Islam di dunia tengah bersiap diri untuk mendulangpahala sebanyak-banyaknya.
Salah satu kewajiban utama dalam bulan ini adalah menjalankan ibadah puasa, yakni menahan diri dari rasa lapar dan dahaga. Selain itu saat berpuasa, setiap Muslim juga harus menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga kumandang azan Maghrib.
Baca juga: Berpuasa Bersama Pemerintah: Begini Fatwa MUI
Kewajiban berpuasa bagi kaum Muslimin telah ditetapkan oleh Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 183.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Di samping kewajiban berpuasa, Islam juga mengatur hal-hal yang dapat membatalkannya. Ketua Pusat Studi Dakwah dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mujazin, menjelaskan aturan tersebut ditujukan sebagai bentuk ujian dari Allah SWT untuk menilai ketakwaan serta mutu puasa umat-Nya.
Salah satu kewajiban utama dalam bulan ini adalah menjalankan ibadah puasa, yakni menahan diri dari rasa lapar dan dahaga. Selain itu saat berpuasa, setiap Muslim juga harus menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga kumandang azan Maghrib.
Baca juga: Berpuasa Bersama Pemerintah: Begini Fatwa MUI
Kewajiban berpuasa bagi kaum Muslimin telah ditetapkan oleh Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 183.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Di samping kewajiban berpuasa, Islam juga mengatur hal-hal yang dapat membatalkannya. Ketua Pusat Studi Dakwah dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mujazin, menjelaskan aturan tersebut ditujukan sebagai bentuk ujian dari Allah SWT untuk menilai ketakwaan serta mutu puasa umat-Nya.