Festival Layang-layang Terkenal di Pakistan Kembali Digelar setelah Disetop Selama 19 Tahun
Lusi mahgriefie
Selasa, 10 Februari 2026 - 16:07 WIB
Layang-layang menghiasi langit Pakistan saat Festival Layang-layang digelar. Foto: Getty Image via bbc
Festival Layang-layangterkenal di Pakistan kembali digelar setelah hampir dua dekade dihentikan. Tepatnya pada 2007, festival ini disetop lantaran menyebabkan insiden besar hingga berujung kematian.
Hal mengerikan terjadi disebabkan oleh tali layang-layang yang tajam, menimbulkan insiden dimana banyak orang yang berada di lokasi terjatuh, hingga terjadi kebakaran.
Buntut dari tragedi tersebut, festival inipun dihentikan hingga akhirnya pada tahun ini digelar kembali. Atas keputusan tersebut, banyak orang pun senang.
Bagi banyak orang, ini adalah pertama kalinya mereka menerbangkan layang-layang bahkan sebelumnya mereka belum pernah melihat langit di atas Lahore seperti ini.
"Ini tentang berkumpul, tentang cinta. Menerbangkan layang-layang itu menyenangkan, tetapi yang terpenting adalah mempererat ikatan," kata Kanwal Amin (48) yang berada di sana.
(Sehari sebelum festival, pasar layangan dipenuhi pembeli. Foto: Bilawal Arbab/EPA visa BBC)
Kemudian Kashif Siddiqui, seorang apoteker tetapi mengakui bahwa kemampuan menerbangkan layang-layangnya Sudha memudar. Kashif datang bersama putranya beserta anak-anaknya atau cucu Khafis.
Hal mengerikan terjadi disebabkan oleh tali layang-layang yang tajam, menimbulkan insiden dimana banyak orang yang berada di lokasi terjatuh, hingga terjadi kebakaran.
Buntut dari tragedi tersebut, festival inipun dihentikan hingga akhirnya pada tahun ini digelar kembali. Atas keputusan tersebut, banyak orang pun senang.
Bagi banyak orang, ini adalah pertama kalinya mereka menerbangkan layang-layang bahkan sebelumnya mereka belum pernah melihat langit di atas Lahore seperti ini.
"Ini tentang berkumpul, tentang cinta. Menerbangkan layang-layang itu menyenangkan, tetapi yang terpenting adalah mempererat ikatan," kata Kanwal Amin (48) yang berada di sana.
(Sehari sebelum festival, pasar layangan dipenuhi pembeli. Foto: Bilawal Arbab/EPA visa BBC)
Kemudian Kashif Siddiqui, seorang apoteker tetapi mengakui bahwa kemampuan menerbangkan layang-layangnya Sudha memudar. Kashif datang bersama putranya beserta anak-anaknya atau cucu Khafis.