home global news

Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kini Tak Hanya Mendeteksi tapi Juga Mengobati

Jum'at, 13 Februari 2026 - 07:39 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin tengah meninjau layanan Cek Kesehatan Gratis di RSUP dr. Kariadi, Semarang. Foto: dok. Kemenkes
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah berjalan satu tahun dan dinilai telah menunjukkan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kini, pemerintah mengubah fungsi CKG yaitu tidak hanya sekadar mendeteksi penyakit, tetapi juga mengobati.

Pemerintah memastikan masyarakat yang datang melakukanCKG, apabila terdeteksi penyakit maka bisa langsung mendapatkan pengobatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan, perubahan pendekatan ini menjadi pembeda utama CKG tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

"Yang paling penting sekarang, cek kesehatan gratis itu bukan hanya dicek, tapi juga diobati. Kalau tekanan darahnya normal tidak perlu diobati, tapi kalau tinggi harus diobati. Gula darah juga sama, kalau tinggi harus langsung diobati," ujar Menkes di Semarang, mengutip dari laman Kemenkes, Jumat (13/2/2026).

Menkes menambahkan, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes kerap dianggap sepele karena tidak langsung menimbulkan keluhan. Padahal, jika tidak ditangani sejak dini, dampaknya bisa fatal.

Selain fokus pada pengobatan, Menkes juga mendorong agar CKG dilakukan secara rutin minimal satu kali setiap tahun, terutama bagi masyarakat dengan faktor risiko penyakit kronis. Ia mengingatkan masyarakat untuk mengecek Kesehatan setiap tahun.

"Cek kesehatan gratis itu harus dilakukan setiap tahun sekali. Apalagi kalau sudah punya darah tinggi atau gula, itu wajib rutin," imbuh Menkes.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya