Alcaraz Kalahkan Rublev yang Tangguh; Arthur Fils Tumbangkan Jakub Mensik: Di Final Qatar Open Siapa Yang Juara
Sururi al faruq
Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:51 WIB
Alcaraz Kalahkan Rublev yang Tangguh Arthur Fils Tumbangkan Jakub Mensik: Di Final Qatar Open Siapa Yang Juara
LANGIT7.ID-Doha; Semifinal ATP 500 Qatar Open, Jumat, menyajikan pertandingan-pertandingan dengan intensitas tinggi, menampilkan ketepatan taktik dan kegigihan para petenis. Petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, berhadapan dengan juara bertahan Andrey Rublev. Ia mampu menguasai jalannya pertandingan sejak awal dan menutup kedua set dengan kemenangan langsung. Performa konsisten Alcaraz di bawah tekanan sukses mengantarkannya ke partai puncak yang dinanti.
Di semifinal kedua, Arthur Fils mengalahkan Jakub Mensik dalam dua set langsung untuk mencapai final ATP 500 pertamanya. Petenis asal Prancis itu tampil tenang dalam tie-break di akhir set dan memanfaatkan momen krusial, sementara permainan baseline agresif Mensik membuat pertandingan tetap kompetitif. Fils selanjutnya akan menantang Alcaraz memperebutkan gelar juara di Doha.
Carlos Alcaraz Kalahkan Rublev yang Tangguh di Semifinal Doha
Carlos Alcaraz memastikan tempatnya di final Doha Open setelah melewati semifinal menegangkan melawan juara bertahan, Andrey Rublev. Petenis nomor satu dunia itu mendapat ujian awal saat Rublev tampil kuat dengan memegang servisnya dan langsung memberikan tekanan di game-game pembuka. Start yang berat membuat Alcaraz sempat tertinggal 15-40 dan harus menyelamatkan dua break point, namun perlahan ia mampu kembali tenang, menemukan ritme permainan, dan menjaga pertandingan tetap berjalan ketat.
Set pertama berlangsung sengit dengan kedua petenis saling melakukan break. Alcaraz sempat unggul break lebih dulu pada kedudukan 3-2, tetapi Rublev segera membalas dengan memanfaatkan kelengahan singkat Alcaraz, memaksa set berlanjut ke tie-break. Dalam tie-break, Alcaraz menunjukkan superioritasnya di momen-momen genting. Ia memanfaatkan kesalahan forehand krusial Rublev untuk mengamankan tiga set point dan akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 7-6(3). Usai kehilangan set pertama, Rublev sempat meninggalkan lapangan sejenak.
Memasuki set kedua, Alcaraz tampil dengan agresif. Ia langsung mematahkan servis Rublev untuk unggul 2-0. Rublev merespons dengan determinasi tinggi, memenangkan tiga game beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan sempat mengalihkan momentum. Meski demikian, Alcaraz tetap tenang dan perlahan kembali mengendalikan jalannya reli. Sebuah break krusial pada kedudukan 5-3 memberi kesempatan Alcaraz untuk servis menentukan kemenangan. Kesalahan backhand Rublev mengakhiri perlawanannya, dan Alcaraz menutup pertandingan dengan skor 7-6(3), 6-4 setelah 1 jam 50 menit.
Kemenangan ini membawa Alcaraz berhadapan dengan petenis Prancis, Arthur Fils, di final yang dinanti. Ia berkesempatan merebut gelar keduanya musim ini. Kemampuan Alcaraz menjaga fokus di bawah tekanan dan tampil maksimal di momen krusial kembali menjadi faktor penentu langkahnya ke final.
Di semifinal kedua, Arthur Fils mengalahkan Jakub Mensik dalam dua set langsung untuk mencapai final ATP 500 pertamanya. Petenis asal Prancis itu tampil tenang dalam tie-break di akhir set dan memanfaatkan momen krusial, sementara permainan baseline agresif Mensik membuat pertandingan tetap kompetitif. Fils selanjutnya akan menantang Alcaraz memperebutkan gelar juara di Doha.
Carlos Alcaraz Kalahkan Rublev yang Tangguh di Semifinal Doha
Carlos Alcaraz memastikan tempatnya di final Doha Open setelah melewati semifinal menegangkan melawan juara bertahan, Andrey Rublev. Petenis nomor satu dunia itu mendapat ujian awal saat Rublev tampil kuat dengan memegang servisnya dan langsung memberikan tekanan di game-game pembuka. Start yang berat membuat Alcaraz sempat tertinggal 15-40 dan harus menyelamatkan dua break point, namun perlahan ia mampu kembali tenang, menemukan ritme permainan, dan menjaga pertandingan tetap berjalan ketat.
Set pertama berlangsung sengit dengan kedua petenis saling melakukan break. Alcaraz sempat unggul break lebih dulu pada kedudukan 3-2, tetapi Rublev segera membalas dengan memanfaatkan kelengahan singkat Alcaraz, memaksa set berlanjut ke tie-break. Dalam tie-break, Alcaraz menunjukkan superioritasnya di momen-momen genting. Ia memanfaatkan kesalahan forehand krusial Rublev untuk mengamankan tiga set point dan akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 7-6(3). Usai kehilangan set pertama, Rublev sempat meninggalkan lapangan sejenak.
Memasuki set kedua, Alcaraz tampil dengan agresif. Ia langsung mematahkan servis Rublev untuk unggul 2-0. Rublev merespons dengan determinasi tinggi, memenangkan tiga game beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan sempat mengalihkan momentum. Meski demikian, Alcaraz tetap tenang dan perlahan kembali mengendalikan jalannya reli. Sebuah break krusial pada kedudukan 5-3 memberi kesempatan Alcaraz untuk servis menentukan kemenangan. Kesalahan backhand Rublev mengakhiri perlawanannya, dan Alcaraz menutup pertandingan dengan skor 7-6(3), 6-4 setelah 1 jam 50 menit.
Kemenangan ini membawa Alcaraz berhadapan dengan petenis Prancis, Arthur Fils, di final yang dinanti. Ia berkesempatan merebut gelar keduanya musim ini. Kemampuan Alcaraz menjaga fokus di bawah tekanan dan tampil maksimal di momen krusial kembali menjadi faktor penentu langkahnya ke final.