Hamas Masuki Tahap Final Pemilihan Pemimpin Baru Pengganti Yahya Sinwar
LANGIT7.ID-Jakarta; Seorang pejabat senior Hamas membocorkan kepada AFP pada hari Minggu bahwa kelompok Palestina tersebut kini berada di fase akhir dalam memilih pemimpin baru. Saat ini, ada dua sosok menonjol yang tengah bersaing ketat memperebutkan posisi tersebut.
Menurut pejabat itu, Hamas baru saja merampungkan pembentukan Dewan Syura baru—sebuah badan konsultatif yang mayoritas isinya adalah pemuka agama—serta biro politik baru.
Sejak perang di Gaza meletus pasca serangan 7 Oktober 2023 ke Israel, militer Israel memang telah menghabisi beberapa petinggi gerakan ini, termasuk dua mantan pemimpin tertingginya.
"Gerakan ini telah menyelesaikan pemilihan internal di tiga wilayah dan sudah mencapai tahap akhir untuk memilih kepala biro politik," ujar pejabat tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan karena tidak berwenang bicara kepada publik.
Ia menambahkan bahwa perlombaan kursi kepemimpinan kini mengerucut pada dua nama: Khaled Meshaal dan Khalil al-Hayya. Sumber kedua dari internal Hamas pun mengonfirmasi kabar ini.
Meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat sudah memasuki fase kedua bulan lalu, kekerasan masih terus berlanjut di Gaza. Pihak Israel dan Hamas pun masih saling tuding soal siapa yang melanggar kesepakatan tersebut.
Anggota dewan ini dipilih setiap empat tahun sekali oleh perwakilan dari tiga cabang Hamas: Jalur Gaza, Tepi Barat yang diduduki, dan kepemimpinan eksternal. Bahkan, anggota Hamas yang mendekam di penjara Israel pun punya hak suara.