Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Hamas Masuki Tahap Final Pemilihan Pemimpin Baru Pengganti Yahya Sinwar

tim langit 7 Senin, 23 Februari 2026 - 06:20 WIB
Hamas Masuki Tahap Final Pemilihan Pemimpin Baru Pengganti Yahya Sinwar

LANGIT7.ID-Jakarta; Seorang pejabat senior Hamas membocorkan kepada AFP pada hari Minggu bahwa kelompok Palestina tersebut kini berada di fase akhir dalam memilih pemimpin baru. Saat ini, ada dua sosok menonjol yang tengah bersaing ketat memperebutkan posisi tersebut.

Menurut pejabat itu, Hamas baru saja merampungkan pembentukan Dewan Syura baru—sebuah badan konsultatif yang mayoritas isinya adalah pemuka agama—serta biro politik baru.

Sejak perang di Gaza meletus pasca serangan 7 Oktober 2023 ke Israel, militer Israel memang telah menghabisi beberapa petinggi gerakan ini, termasuk dua mantan pemimpin tertingginya.

"Gerakan ini telah menyelesaikan pemilihan internal di tiga wilayah dan sudah mencapai tahap akhir untuk memilih kepala biro politik," ujar pejabat tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan karena tidak berwenang bicara kepada publik.

Ia menambahkan bahwa perlombaan kursi kepemimpinan kini mengerucut pada dua nama: Khaled Meshaal dan Khalil al-Hayya. Sumber kedua dari internal Hamas pun mengonfirmasi kabar ini.

Meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat sudah memasuki fase kedua bulan lalu, kekerasan masih terus berlanjut di Gaza. Pihak Israel dan Hamas pun masih saling tuding soal siapa yang melanggar kesepakatan tersebut.

Anggota dewan ini dipilih setiap empat tahun sekali oleh perwakilan dari tiga cabang Hamas: Jalur Gaza, Tepi Barat yang diduduki, dan kepemimpinan eksternal. Bahkan, anggota Hamas yang mendekam di penjara Israel pun punya hak suara.

Nantinya, dewan ini bakal memilih biro politik, yang kemudian bertugas menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi gerakan tersebut.

Pembaruan Legitimasi Internal

Sumber ketiga dari Hamas menyebutkan bahwa pemimpin baru ini nantinya hanya akan menjabat selama "satu tahun... sebuah masa transisi."

Ribuan anggota Hamas ikut memberikan suara untuk memilih dewan dan biro politik tersebut, meski sumber itu tidak merinci bagaimana teknis pemungutan suaranya dilakukan.

"Tujuan utama dari proses ini adalah untuk memperbarui legitimasi internal dan mengisi kekosongan kursi kepemimpinan," tambah sumber tersebut.

Sosok pemimpin baru ini nantinya harus lihai bermanuver di antara tuntutan internasional, yang dipimpin AS dan Israel—agar Hamas meletakkan senjata, serta penolakan keras dari sayap militer mereka yang selama ini bertempur habis-habisan di Gaza.

Namun, pihak Hamas menyatakan bahwa mereka bersedia menyerahkan senjata kepada otoritas Palestina di Gaza dengan syarat-syarat tertentu.

Baik Meshaal maupun al-Hayya bukanlah orang baru. Keduanya punya pengalaman bertahun-tahun di internal organisasi.

Al-Hayya (65), pria asli Gaza yang menjadi negosiator utama Hamas dalam kesepakatan gencatan senjata, telah memegang peran senior setidaknya sejak 2006.

Sementara Meshaal, yang pernah memimpin biro politik dari 2004 hingga 2017, justru belum pernah tinggal di Gaza. Ia lahir di Tepi Barat pada 1956 dan bergabung dengan Hamas saat di Kuwait, sebelum akhirnya menetap di Yordania, Suriah, dan Qatar. Ia dianggap sebagai aktor di balik transformasi Hamas menjadi hibrida politik-militer.

Saat ini, Meshaal menjabat sebagai kepala kantor diaspora Hamas.

Bulan lalu, seorang sumber sempat membisikkan kepada AFP bahwa al-Hayya mengantongi dukungan kuat dari sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassem.

Setelah Israel membunuh Ismail Haniyeh di Teheran pada Juli 2024, Hamas sempat menunjuk bos mereka di Gaza, Yahya Sinwar, sebagai pengganti. Namun, Sinwar yang dituduh Israel sebagai otak serangan 7 Oktober, juga tewas di Rafah tiga bulan setelah kematian Haniyeh.

Sejak saat itu, Hamas memilih dijalankan oleh komite kepemimpinan sementara yang berisi lima orang di Qatar, sambil menunggu pemilu internal demi menghindari risiko pemimpin baru mereka kembali jadi target sasaran Israel.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)