Ada hampir 800 kapal terjebak di Selat Hormuz selama beberapa minggu. Jika dikaitkan dengan durasi gencatan senjata yang hanya dua minggu, maka hal ini menimbulkan ketidakpastian bagi kapal.
Analisis gencatan senjata AS-Iran: Donald Trump tunda serangan ke Iran selama dua minggu demi pembukaan Selat Hormuz. Apakah ini tanda kemenangan Iran atau strategi politik?
Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah hingga dunia internasional menyambut positif kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Iran mengatakan telah menerima gencatan senjata selama dua minggu. Kesepakatan yang dicapai atas persetujuan Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei itu merupakan kemenangan bagi Iran.
Analisis mendalam mengenai wajah asli perang AS-Israel vs Iran. Di balik superioritas teknologi, terdapat beban biaya yang masif, sementara Iran mengandalkan strategi asimetris dan ketahanan peradaban yang menguji napas panjang ekonomi global.
Hamas kini berada di tahap akhir pemilihan pemimpin baru untuk mengisi kekosongan jabatan. Dua kandidat kuat bersaing ketat demi tentukan arah masa depan Gaza.
Gencatan senjata yang terjadi di Gaza yang dimulai enam minggu lalu memberi sedikit perubahan terhadap kondisi di sana. Dalam hal makanan, kali ini sudah benyak makanan yang diizinkan masuk namun untuk bahan pokok masih mengalami kesulitan.
Israel kembali memberlakukan gencatan senjata di Gaza setelah melancarkan serangan udara besar-besaran yang menewaskan lebih dari 100 warga, termasuk 35 anak-anak. Serangan ini diklaim sebagai balasan atas pelanggaran Hamas di tengah upaya menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Otoritas Yerusalem memperingatkan bahwa penggalian intensif oleh Israel di sekitar dan bawah Masjid Al-Aqsa mengancam kestabilan pondasi masjid suci itu. Penggalian terowongan tanpa metode ilmiah disebut bermotif politik dan bisa menyebabkan sebagian bangunan Al-Aqsa runtuh.
Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan gencatan senjata di Gaza masih aman meski ada serangan Israel. Ia yakin upaya perdamaian Presiden tetap bertahan dan menekankan pentingnya bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.
Israel menolak rencana kehadiran pasukan Turki di Gaza dalam inisiatif perdamaian yang digagas Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Gideon Saar menegaskan, Israel hanya menerima negara yang dianggap netral untuk bergabung dalam pasukan internasional penjaga gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan serangan Israel ke Gaza tidak dianggap melanggar gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat. Rubio menilai Israel masih berhak membela diri jika ada ancaman nyata, dan semua mediator sepakat atas hak tersebut.
Hamas telah membebaskan 20 tawanan hidup yang ditahannya di Jalur Gaza. Sementara Israel sedang melakukan pembebasan sekira 2.000 tahanan Palestina. Hal ini dilakukan kedua belah pihak sebagai pelaksanaan ketentuan-ketentuan dalam kesepakatan gencatan senjata.