Israel dan Hamas saling tuding soal gagalnya gencatan senjata Gaza. Perundingan di Qatar terancam gagal karena peta penarikan pasukan yang kontroversial.
Israel bersiap mengirim delegasi ke Qatar untuk membahas gencatan senjata dan pembebasan sandera dengan Hamas. Usulan AS disambut positif, tapi syarat Hamas bisa jadi kendala. Perang Gaza yang sudah hampir 2 tahun bisa memasuki babak baru.
Proposal gencatan senjata 60 hari antara Israel dan Hamas didukung penuh oleh AS. Isinya mencakup pembebasan sandera, penarikan pasukan Israel, dan negosiasi damai permanen. Trump disebut menjamin kesepakatan ini berjalan.
Hamas meminta jaminan bahwa gencatan senjata yang ditawarkan AS benar-benar akan mengakhiri perang di Gaza. Sementara itu, Israel terus lakukan serangan udara yang menewaskan puluhan warga sipil. Apakah kesepakatan damai akan tercapai?
Ahli HAM PBB Francesca Albanese meminta negara-negara menghentikan perdagangan dan memberlakukan embargo senjata terhadap Israel atas dugaan genosida brutal di Gaza. Laporan ini menyoroti keterlibatan lebih dari 60 perusahaan dalam sistem pendukung kekerasan.
Hamas mengkaji proposal gencatan senjata 60 hari di Gaza yang diumumkan Presiden Trump. Sementara itu, Netanyahu tetap berkeras ingin menghapus Hamas sepenuhnya. Situasi ini menimbulkan harapan dan kecemasan di Gaza.
Presiden AS Donald Trump mendesak Hamas untuk menerima gencatan senjata 60 hari. Namun, serangan udara Israel di Gaza justru menewaskan 14 warga sipil, termasuk anak-anak di zona aman Al-Mawasi. Situasi makin genting jelang pertemuan Trump-Netanyahu.
Kondisi Gaza makin memprihatinkan dengan banyaknya warga mengungsi. Di tengah krisis ini, pejabat Israel bertemu pihak AS di Washington untuk membahas gencatan senjata dan solusi damai jangka panjang.
Israel kembali menggempur Gaza dan menewaskan 58 warga sipil, termasuk anak-anak dan jurnalis. Di saat yang sama, Trump mendesak Netanyahu capai kesepakatan damai di Gedung Putih. Apakah gencatan senjata benar-benar akan terwujud?
Piers Morgan mendesak Donald Trump agar menekan Netanyahu menghentikan perang di Gaza. Ia menyebut perang itu sebagai pembantaian warga sipil dan menyerukan gencatan senjata segera.
Turki lakukan pertemuan rahasia dengan petinggi Hamas untuk membahas gencatan senjata dan krisis kemanusiaan di Gaza. Langkah diplomasi ini menambah harapan akan berakhirnya perang berkepanjangan.
Donald Trump kembali menyerukan agar Israel dan Hamas segera mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza. Ia juga mengkritik sidang Netanyahu yang dianggap menghambat proses damai. Sementara itu, Israel memerintahkan evakuasi besar-besaran dari Gaza utara.