Menteri Agama Sebut IKN Menjadi Mediator Asia Tenggara
Lusi mahgriefie
Senin, 23 Februari 2026 - 09:28 WIB
Menteri Agama Sebut IKN Menjadi Mediator Asia Tenggara
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjalani ibadah shalat tarawih di Masjid Negara IKN, dan menurutnya, ini bukan sekadar ibadah Ramadhan tetapi juga penanda bahwa Indonesia menyiapkan ibu kota barunya sebagai mediator Islam Asia Tenggara.
Menag mengikuti tarawih di IKN pada Jumat (20/2), setelah sebelumnya juga melaksanakan salat Jumat dan penanaman pohon di kawasan Masjid Negara IKN.
Masjid tersebut berdiri di atas lahan seluas 76.647 meter persegi, memiliki empat lantai dan dua lantai mezzanine, serta mampu menampung sekira 29.000 jemaah.
Usai tarawih, Menag menyampaikan bahwa program Ramadan di IKN akan terhubung dengan negara-negara Asia Tenggara melalui kegiatan bersama.
"Program Ramadhan nanti akan kita adakan Nuzrul Quran secara nasional di sini. Nuzrul Quran kita itu kerja sama juga dengan Asia Tenggara jadi Masjid Brunei, Malaysia, Singapura itu live diikuti juga oleh orang-orang kita di Asia Tenggara. Nanti takbirnya juga takbir paralel Istiqlal, IKN dan juga masjid-masjid Asia Tenggara," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (23/2/2026).
Baca juga:Riuh Isu Kebijakan Zakat untuk Program MBG, Kemenag Beri Sanggahan
Menag menjelaskan, kerja sama tersebut berada dalam forum Menteri Agama Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia, dan Singapura (MABIMS), yang juga melibatkan sejumlah wilayah sebagai pengamat.
Menag mengikuti tarawih di IKN pada Jumat (20/2), setelah sebelumnya juga melaksanakan salat Jumat dan penanaman pohon di kawasan Masjid Negara IKN.
Masjid tersebut berdiri di atas lahan seluas 76.647 meter persegi, memiliki empat lantai dan dua lantai mezzanine, serta mampu menampung sekira 29.000 jemaah.
Usai tarawih, Menag menyampaikan bahwa program Ramadan di IKN akan terhubung dengan negara-negara Asia Tenggara melalui kegiatan bersama.
"Program Ramadhan nanti akan kita adakan Nuzrul Quran secara nasional di sini. Nuzrul Quran kita itu kerja sama juga dengan Asia Tenggara jadi Masjid Brunei, Malaysia, Singapura itu live diikuti juga oleh orang-orang kita di Asia Tenggara. Nanti takbirnya juga takbir paralel Istiqlal, IKN dan juga masjid-masjid Asia Tenggara," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (23/2/2026).
Baca juga:Riuh Isu Kebijakan Zakat untuk Program MBG, Kemenag Beri Sanggahan
Menag menjelaskan, kerja sama tersebut berada dalam forum Menteri Agama Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia, dan Singapura (MABIMS), yang juga melibatkan sejumlah wilayah sebagai pengamat.