home global news

Ribuan Warga Amerika Terperangkap di Iran, Khawatir Jadi Sandera di Tengah Perang yang Makin Memanas

Selasa, 03 Maret 2026 - 10:45 WIB
Iran pascadiserang Amerika-Israel. Foto: ist
Ribuan warga Amerika Serikat (AS) terperangkap di Iran. Bahkan setidaknya enam tahanan yang merupakan warga negara AS atau penduduk tetap. Mereka khawatir akan digunakan sebagai alat tawar-menawar dalam perang yang semakin memanas antara Iran dengan AS dan Israel.

Para tahanan tersebut termasuk di antara apa yang diperkirakan oleh beberapa ahli sebagai kemungkinan ribuan warga negara ganda AS-Iran, dan pemegang kartu hijau yang tetap, berada di Iran. Meskipun sebelumnya AS telah berulang kali memperingatkan untuk tidak bepergian ke sana karena ancaman penangkapan.

"Sejarah rezim yang berupaya memanfaatkan warga Amerika untuk tujuan politik sudah lama diketahui," kata Ryan Fayhee, anggota dewan dari kelompok advokasi Foley Foundation. "Saya membayangkan bahwa setiap warga Amerika berpotensi berisiko." Melansir Reuters, Selasa (3/3/2026).

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu pagi, dan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan pejabat lainnya. Hal ini memicu serangan balasan Iran di seluruh wilayah dan meningkatkan kekhawatiran bahwa Teheran akan mencari cara lain untuk membalas AS.

"Ada ratusan, jika bukan ribuan, atau bahkan lebih, warga negara ganda yang berada di sana yang masih memiliki ikatan keluarga meskipun ada risikonya," kata Kieran Ramsey, mantan asisten direktur FBI yang sekarang bekerja di kelompok advokasi Global Reach yang memimpin unit pemulihan sandera AS.

Baca juga: Ketua Federasi Sepak Bola Iran Ragukan Ikut Partisipasi Piala Dunia di Amerika

Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda, yang berarti bahwa pemerintah lain tidak dapat memberikan perlindungan diplomatik atau layanan konsuler kepada warga negara mereka yang juga memegang kewarganegaraan Iran.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya