home lifestyle muslim

Peringatan Hari TB dan Tidur Sedunia, PDPI: Posisi RI Mengkhawatirkan

Selasa, 03 Maret 2026 - 12:23 WIB
Ketua Umum Pengurus Pusat PDPI, Dr. dr. Arief Riadi Arifin, Sp.P(K) dan Ketua Pokja Bidang Infeksi Pengurus Pusat PDPI, Dr. dr. Irawaty Djaharuddin, Sp.P(K) dalam webinar. (Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Indonesia saat ini menduduki peringkat kedua di dunia sebagai negara dengan beban Tuberkulosis (TB) tertinggi. Fakta mengejutkan ini menjadi sorotan utama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) bertepatan dengan momentum peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia dan Hari Tidur Sedunia pada bulan ini. Dengan mengusung tema global "Yes, We Can End TB, Lead By Countries, Powered By People", PDPI menegaskan bahwa penanganan TB bukan lagi sekadar urusan medis semata, melainkan masalah sosial yang membutuhkan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat.

Beban Ganda: Darurat Tuberkulosis dan Pentingnya Kualitas Tidur



Ketua Umum Pengurus Pusat PDPI, Dr. dr. Arief Riadi Arifin, Sp.P(K), menyoroti realitas pahit terkait lonjakan kasus di Tanah Air. Posisi Indonesia yang terus naik, dari peringkat empat, ketiga, hingga kini berada di posisi kedua dunia, merupakan pekerjaan rumah (PR) yang sangat besar. Tantangan ini bukan hanya beban bagi para dokter spesialis paru, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Dr. Arief juga menekankan kaitan yang sangat erat antara kesehatan sistem pernapasan dengan kualitas istirahat. Gangguan tidur akan berdampak langsung pada kondisi respirasi, imunitas, hingga memengaruhi kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, pendekatan pulmonologi ke depannya harus lebih komprehensif, yakni tidak sekadar mengobati penyakit, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien secara utuh.

"Indonesia masih menghadapi beban TB yang tinggi. Karena itu deteksi dini, pengobatan tuntas, pencegahan resistensi obat, serta pengurangan stigma. Harus terus kita perkuat secara sistematis dan kolaboratif," tegas Dr. Arief dalam webinar Zoom, Selasa (3/3/2026).

Dr. Arief mengingatkan kembali komitmen PDPI yang akan terus berperan aktif memberikan edukasi, meningkatkan kompetensi sejawat, serta melakukan advokasi kebijakan berbasis bukti agar masyarakat yang sehat, salah satunya melalui kualitas tidur yang baik, serta bebas TB bisa segera terwujud.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya