Inggris Tetap Pada Keputusan Tak Mau Gabung Amerika untuk Serang Iran
Lusi mahgriefie
Jum'at, 06 Maret 2026 - 08:57 WIB
Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer
Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer mengatakan, Inggris tetap pada keputusannya untuk tidak bergabung dengan serangan awal AS-Israel terhadap Iran pada hari Sabtu lalu, dan mengatakan pembicaraan akan menjadi jalan terbaik ke depan.
Pada konferensi pers di Downing Street, PM mengatakan bahwa Inggris memiliki kekuatan untuk mempertahankan nilai-nilai dan prinsip-prinsip kita terlepas dari tekanan untuk melakukan sebaliknya.
Menurutnya jalan terbaik ke depan adalah penyelesaian melalui negosiasi dengan Iran untuk menghentikan ambisi nuklir mereka. Serta memikirkan upaya yang harus dilakukan untuk mengurangi eskalasi konflik.
Sir Keir mengatakan konflik tersebut dapat berlanjut untuk beberapa waktu, saat ia mengumumkan Inggris mengirimkan empat jet tempur Typhoon tambahan ke Qatar.
Pada kesempatan yang sama, Sir Keir menanggapi kritik dari Presiden Amerika Donald Trump karena menolak mengizinkan penggunaan pangkalan Inggris dalam serangan awal, Sabtu (28/2) lalu. Trump menilai hubungan Inggris-AS tidak seperti dulu lagi.
Padahal Inggris pada Minggu (1/3) menyatakan telah menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militer Inggris, tetapi hanya untuk serangan defensif terhadap situs rudal Iran.
Sir Keir menegaskan bahwa hubungan khusus antara AS dan Inggris tidak retak. "Lihat, hubungan khusus itu sedang berjalan saat ini," katanya kepada wartawan pada hari Kamis (5/3).
Pada konferensi pers di Downing Street, PM mengatakan bahwa Inggris memiliki kekuatan untuk mempertahankan nilai-nilai dan prinsip-prinsip kita terlepas dari tekanan untuk melakukan sebaliknya.
Menurutnya jalan terbaik ke depan adalah penyelesaian melalui negosiasi dengan Iran untuk menghentikan ambisi nuklir mereka. Serta memikirkan upaya yang harus dilakukan untuk mengurangi eskalasi konflik.
Sir Keir mengatakan konflik tersebut dapat berlanjut untuk beberapa waktu, saat ia mengumumkan Inggris mengirimkan empat jet tempur Typhoon tambahan ke Qatar.
Pada kesempatan yang sama, Sir Keir menanggapi kritik dari Presiden Amerika Donald Trump karena menolak mengizinkan penggunaan pangkalan Inggris dalam serangan awal, Sabtu (28/2) lalu. Trump menilai hubungan Inggris-AS tidak seperti dulu lagi.
Padahal Inggris pada Minggu (1/3) menyatakan telah menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militer Inggris, tetapi hanya untuk serangan defensif terhadap situs rudal Iran.
Sir Keir menegaskan bahwa hubungan khusus antara AS dan Inggris tidak retak. "Lihat, hubungan khusus itu sedang berjalan saat ini," katanya kepada wartawan pada hari Kamis (5/3).