Bank Nano Syariah Salurkan Zakat Karyawan Rp532 Juta via BAZNAS untuk Pendidikan & Bencana
Tim langit 7
Jum'at, 06 Maret 2026 - 17:10 WIB
Bank Nano Syariah Salurkan Zakat Karyawan Rp532 Juta via BAZNAS untuk Pendidikan & Bencana
LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran zakat karyawan PT Bank Nano Syariah (BNS) tahun 2025 sebesar Rp532.682.498. Dana yang dihimpun dari 360 karyawan tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Pusat Bank Nano Syariah, Menteng, Jakarta Pusat.
Zakat karyawan yang diserahkan ini ditujukan untuk mendukung program beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa serta bantuan bagi penyintas bencana banjir di wilayah Sumatra dan Aceh.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. CFRM, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Bank Nano Syariah dalam mengelola zakat karyawannya secara profesional.
Ia menjelaskan, dana zakat yang terkumpul ini akan didistribusikan secara amanah, meliputi bantuan beasiswa bagi mahasiswa PTIQ sebesar Rp150.000.000, beasiswa bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sebesar Rp180.000.000, serta bantuan bagi korban banjir di Sumatra dan Aceh melalui jaringan kesehatan Stikes Bandung sebesar Rp100.000.000.
"BAZNAS sangat mengapresiasi langkah Bank Nano Syariah yang telah menggerakkan karyawannya untuk berzakat. Ini adalah teladan nyata bagi institusi keuangan syariah lainnya. Alokasi untuk pendidikan dan kebencanaan ini merupakan investasi sosial yang sangat berharga untuk menguatkan bangsa," ujar Rizaludin dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).
Sementara itu, Direktur Utama Bank Nano Syariah, Halim, menegaskan, penyaluran zakat ini merupakan upaya membangun "Generasi Syariah" yang memiliki kepekaan spiritual dan sosial. Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir agar nilai-nilai spiritual diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal berbagi kepada sesama melalui zakat yang dikelola secara resmi.
"Kami ingin mengajak seluruh insan di Bank Nano Syariah untuk menerapkan nilai-nilai spiritual, tidak hanya fokus pada materi. Dengan menyisihkan sebagian kecil dari pengeluaran rutin, kita bisa memberikan dampak besar bagi orang lain. Pada tahun 2025, kita berhasil mengumpulkan sekitar Rp532 juta dari 360 karyawan. Target kami pada tahun ini adalah dapat mencapai kisaran Rp700 juta hingga Rp800 juta agar manfaat yang diberikan semakin luas," ungkap Halim.
Zakat karyawan yang diserahkan ini ditujukan untuk mendukung program beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa serta bantuan bagi penyintas bencana banjir di wilayah Sumatra dan Aceh.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. CFRM, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Bank Nano Syariah dalam mengelola zakat karyawannya secara profesional.
Ia menjelaskan, dana zakat yang terkumpul ini akan didistribusikan secara amanah, meliputi bantuan beasiswa bagi mahasiswa PTIQ sebesar Rp150.000.000, beasiswa bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sebesar Rp180.000.000, serta bantuan bagi korban banjir di Sumatra dan Aceh melalui jaringan kesehatan Stikes Bandung sebesar Rp100.000.000.
"BAZNAS sangat mengapresiasi langkah Bank Nano Syariah yang telah menggerakkan karyawannya untuk berzakat. Ini adalah teladan nyata bagi institusi keuangan syariah lainnya. Alokasi untuk pendidikan dan kebencanaan ini merupakan investasi sosial yang sangat berharga untuk menguatkan bangsa," ujar Rizaludin dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).
Sementara itu, Direktur Utama Bank Nano Syariah, Halim, menegaskan, penyaluran zakat ini merupakan upaya membangun "Generasi Syariah" yang memiliki kepekaan spiritual dan sosial. Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir agar nilai-nilai spiritual diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal berbagi kepada sesama melalui zakat yang dikelola secara resmi.
"Kami ingin mengajak seluruh insan di Bank Nano Syariah untuk menerapkan nilai-nilai spiritual, tidak hanya fokus pada materi. Dengan menyisihkan sebagian kecil dari pengeluaran rutin, kita bisa memberikan dampak besar bagi orang lain. Pada tahun 2025, kita berhasil mengumpulkan sekitar Rp532 juta dari 360 karyawan. Target kami pada tahun ini adalah dapat mencapai kisaran Rp700 juta hingga Rp800 juta agar manfaat yang diberikan semakin luas," ungkap Halim.