home global news

Kementerian Kebudayaan Gelar Buka Puasa Bersama Organisasi Budaya untuk Perkuat Sinergi

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:20 WIB
Kementerian Kebudayaan Gelar Buka Puasa Bersama Organisasi Budaya untuk Perkuat Sinergi
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama sejumlah organisasi budaya. Acara yang digelar di Graha Utama, Kementerian Kebudayaan, Jakarta ini menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan serta hubungan pemerintah dan para pelaku budaya, di antaranya Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI), Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI), Horison, dan Persatuan Artis Komedi Indonesia (PaSKI).

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan bahwa bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang perjumpaan budaya yang memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Ia menilai tradisi berbuka puasa bersama, halal bihalal, hingga mudik merupakan praktik budaya khas Indonesia yang memperlihatkan kuatnya ikatan sosial masyarakat.

“Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kegiatan silaturahmi, ini juga bagian dari kegiatan budaya. Tradisi berbuka puasa bersama, halal bihalal, hingga mudik merupakan kekayaan tradisi yang sangat khas Indonesia. Bahkan tradisi iftar atau berbuka puasa bersama saat ini sedang kita dorong untuk didaftarkan sebagai warisan budaya, karena praktiknya hidup di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).

Di hadapan tamu yang hadir, Menbud Fadli juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan peradaban dan keberagaman budaya yang sangat besar, yang menjadi modal penting bagi penguatan posisi Indonesia dalam percaturan kebudayaan dunia. Ia mencontohkan penemuan lukisan prasejarah tertua di dunia di Indonesia serta keberagaman ekspresi budaya yang tercermin dalam berbagai objek pemajuan kebudayaan.

“Indonesia memiliki peradaban yang sangat tua sekaligus sangat kaya. Penemuan lukisan prasejarah berusia lebih dari 67.000 tahun menunjukkan bahwa kita memiliki jejak peradaban yang luar biasa panjang. Dengan keberagaman budaya yang sangat besar, mulai dari bahasa, tradisi lisan, seni, hingga pengetahuan tradisional, Indonesia sesungguhnya memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat kebudayaan dunia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kementerian Kebudayaan terus mendorong kebangkitan kehidupan budaya nasional melalui implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat berbagai ekosistem seni dan budaya, termasuk seni pertunjukan, film, musik, sastra, hingga pengembangan ekspresi budaya lainnya.

Silaturahmi dan buka puasa bersama ini dirangkai dalam sejumlah kegiatan kebudayaan, antara lain pembacaan puisi, musikalisasi puisi karya Taufik Ismail, serta tausiyah Ramadan. Acara ini dihadiri oleh Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat, Alfiansyah “Komeng”; budayawan Taufik Ismail dan Jose Rizal Manua; serta perwakilan Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia, Perkumpulan Filatelis Indonesia, Himpunan Seni Budaya Islam, Horison, dan Persatuan Artis Komedia Indonesia. Hadir pula mendampingi Menteri Kebudayaan yakni Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya