Pakistan Usulkan 2 Tahap Gencatan Senjata Pada Perang AS-Iran, Bakal Diterima atau Ditolak?
Lusi mahgriefie
Selasa, 07 April 2026 - 15:20 WIB
Ilustrasi: ist
Pakistan telah mengusulkan rencana dua tahap untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran, dan membuka kembali Selat Hormuz. Akankah Iran setuju dengan usulan ini?
Kedua pihak, kini sedang mempertimbangkan kerangka kerja yang diusulkan Pakistan tersebut, demikian sumber yang dikutip oleh kantor berita Reuters.
Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, pada hari Senin mengakui upaya diplomatik Pakistan, yang telah berbagi rencana dengan Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri permusuhan, melansir Reuters.
Baghaei menambahkan bahwa Iran fokus pada keamanannya di tengah serangan terbaru dari AS dan Israel.
Sebuah universitas terkemuka di Teheran dan Pabrik Petrokimia South Pars di Asaluyeh dibom pada hari Senin, dan menewaskan sedikitnya 34 orang di Iran.
Axios pertama kali melaporkan pada hari Minggu bahwa AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas potensi gencatan senjata 45 hari sebagai bagian dari "kesepakatan dua tahap" yang dapat mengarah pada pengakhiran permanen perang, mengutip sumber-sumber AS, Israel, dan regional. Sebagaiman melansir Aljazeera, Selasa (7/4/2026).
Baca juga:Bagaimana Pakistan Bisa Jadi Mediator di Tengah Perang AS-Iran?
Kedua pihak, kini sedang mempertimbangkan kerangka kerja yang diusulkan Pakistan tersebut, demikian sumber yang dikutip oleh kantor berita Reuters.
Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, pada hari Senin mengakui upaya diplomatik Pakistan, yang telah berbagi rencana dengan Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri permusuhan, melansir Reuters.
Baghaei menambahkan bahwa Iran fokus pada keamanannya di tengah serangan terbaru dari AS dan Israel.
Sebuah universitas terkemuka di Teheran dan Pabrik Petrokimia South Pars di Asaluyeh dibom pada hari Senin, dan menewaskan sedikitnya 34 orang di Iran.
Axios pertama kali melaporkan pada hari Minggu bahwa AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas potensi gencatan senjata 45 hari sebagai bagian dari "kesepakatan dua tahap" yang dapat mengarah pada pengakhiran permanen perang, mengutip sumber-sumber AS, Israel, dan regional. Sebagaiman melansir Aljazeera, Selasa (7/4/2026).
Baca juga:Bagaimana Pakistan Bisa Jadi Mediator di Tengah Perang AS-Iran?