Trump Umumkan Gencatan Senjata: Pertanda Iran Menang Perang?
Sururi al faruq
Rabu, 08 April 2026 - 20:51 WIB
Trump Umumkan Gencatan Senjata: Pertanda Iran Menang Perang?
LANGIT7.ID-Jakarta; Iran menang perang lawan Amerika-Israel? Sinyal menang perang ini Setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah setuju untuk menunda rencana pemboman terhadap Iran selama dua minggu, menyusul ancamannya bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini" jika Tehran tidak mematuhi tuntutannya. Pernyataan Trump ini apakah hanya cara dia menyatakan "kalah" perang dengan Iran?
Pada Selasa malam, hanya beberapa jam sebelum serangan direncanakan, Trump naik ke platform Truth Social untuk mengumumkan bahwa ia telah membatalkan keputusannya.
Ia memuji Pakistan karena telah menjadi mediator penyelesaian, tetapi memperingatkan bahwa kesepakatan itu datang dengan sejumlah syarat – yakni Iran harus membuka kembali Selat Hormuz.
"Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Asim Munir dari Pakistan, di mana mereka meminta saya untuk menahan kekuatan penghancur yang akan dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN SELAT HORMUZ secara TOTAL, SEGERA, dan AMAN, saya setuju untuk menunda pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Trump.
Pesan itu diunggah secara daring pada pukul 18.32 waktu AS Timur (22.32 GMT), hanya kurang dari satu setengah jam sebelum batas waktu serangan Trump pada pukul 20.00 (00.00 GMT).
Tak lama setelah pesan Trump, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi bahwa kesepakatan sementara telah tercapai.
"Jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata kami yang Tangguh akan menghentikan operasi pertahanan mereka," tulis Araghchi.
Pada Selasa malam, hanya beberapa jam sebelum serangan direncanakan, Trump naik ke platform Truth Social untuk mengumumkan bahwa ia telah membatalkan keputusannya.
Ia memuji Pakistan karena telah menjadi mediator penyelesaian, tetapi memperingatkan bahwa kesepakatan itu datang dengan sejumlah syarat – yakni Iran harus membuka kembali Selat Hormuz.
"Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Asim Munir dari Pakistan, di mana mereka meminta saya untuk menahan kekuatan penghancur yang akan dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN SELAT HORMUZ secara TOTAL, SEGERA, dan AMAN, saya setuju untuk menunda pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Trump.
Pesan itu diunggah secara daring pada pukul 18.32 waktu AS Timur (22.32 GMT), hanya kurang dari satu setengah jam sebelum batas waktu serangan Trump pada pukul 20.00 (00.00 GMT).
Tak lama setelah pesan Trump, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi bahwa kesepakatan sementara telah tercapai.
"Jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata kami yang Tangguh akan menghentikan operasi pertahanan mereka," tulis Araghchi.