Prabowo Pede Produksi Bus-Truk Listrik RI Melonjak: ‘Yang Bilang Indonesia Gelap, Matanya Burem’
Nabil
Kamis, 09 April 2026 - 13:22 WIB
Prabowo Pede Produksi Bus-Truk Listrik RI Melonjak: Yang Bilang Indonesia Gelap, Matanya Burem
LANGIT7.ID-Jakarta; Optimisme kebangkitan industri nasional kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut Indonesia kini telah memasuki fase penting dalam pengembangan teknologi yang langsung diolah menjadi industri, khususnya di sektor kendaraan listrik.
Menurutnya, arah pembangunan nasional harus bertumpu pada kemandirian di sektor strategis seperti pangan dan energi. Dalam konteks itulah, industrialisasi kendaraan listrik menjadi bagian dari lompatan besar Indonesia agar tidak terus bergantung pada energi fosil.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia sudah memiliki kemampuan nyata dalam memproduksi kendaraan listrik, terutama untuk kebutuhan transportasi publik dan logistik.
“Hari ini saya sangat gembira, saya sangat bangga. Kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk dari listrik. Ini sangat-sangat penting,” Ujar Presiden Prabowo dalam live Youtube Sekretariat Presiden bertema Peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik, Kamis (9/4/2026).
Baca juga:Prabowo Targetkan RI Stop Impor BBM 2-3 Tahun, Tutup 13 PLTD dan Hemat 200 Ribu Barel per Hari
Kemampuan produksi tersebut bahkan terus meningkat. Ia mengungkapkan kapasitas produksi bus listrik dalam negeri bisa mencapai 10.000 unit, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang saat ini sudah sekitar 40 persen dan ditargetkan naik menjadi 60 persen dalam dua tahun, lalu 80 persen pada tahap berikutnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan dengan menargetkan produksi massal mobil sedan listrik pada 2028. Ini menjadi bagian dari strategi besar membangun industri otomotif nasional berbasis energi bersih.
Menurutnya, arah pembangunan nasional harus bertumpu pada kemandirian di sektor strategis seperti pangan dan energi. Dalam konteks itulah, industrialisasi kendaraan listrik menjadi bagian dari lompatan besar Indonesia agar tidak terus bergantung pada energi fosil.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia sudah memiliki kemampuan nyata dalam memproduksi kendaraan listrik, terutama untuk kebutuhan transportasi publik dan logistik.
“Hari ini saya sangat gembira, saya sangat bangga. Kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk dari listrik. Ini sangat-sangat penting,” Ujar Presiden Prabowo dalam live Youtube Sekretariat Presiden bertema Peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik, Kamis (9/4/2026).
Baca juga:Prabowo Targetkan RI Stop Impor BBM 2-3 Tahun, Tutup 13 PLTD dan Hemat 200 Ribu Barel per Hari
Kemampuan produksi tersebut bahkan terus meningkat. Ia mengungkapkan kapasitas produksi bus listrik dalam negeri bisa mencapai 10.000 unit, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang saat ini sudah sekitar 40 persen dan ditargetkan naik menjadi 60 persen dalam dua tahun, lalu 80 persen pada tahap berikutnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan dengan menargetkan produksi massal mobil sedan listrik pada 2028. Ini menjadi bagian dari strategi besar membangun industri otomotif nasional berbasis energi bersih.