home sports

Andreeva Buka Musim Tanah Liat dengan Kemenangan atas Stephens di Linz Open, Berebut Hadiah 2,8 Miliar

Kamis, 09 April 2026 - 15:48 WIB
Andreeva Buka Musim Tanah Liat dengan Kemenangan atas Stephens di Linz Open, Berebut Hadiah 2,8 Miliar
LANGIT7.ID-Austria; Bintang petenis muda Rusia, Mirra Andreeva tidak dalam performa terbaiknya pada hari Rabu di Linz open, tapi ia juga tidak perlu menguras energi.

Petenis berusia 18 tahun itu melakukan lebih dari cukup untuk mengalahkan petenis Amerika Sloane Stephens, meraih kemenangan 6-4, 6-2 dalam waktu 1 jam 21 menit untuk melaju ke perempat final.

"Ini pertandingan yang rumit," kata Andreeva dalam wawancara di lapangan. "Jelas, dia adalah juara Grand Slam, jadi dia punya pengalaman itu. Dia tahu apa yang harus dilakukan ketika keadaan tidak berjalan sesuai keinginannya. Saya sangat senang bisa melewati pertandingan ini."

Kemenangan atas Stephens, mantan juara AS Terbuka, merupakan kemenangan ke-13 Andreeva atas mantan juara tunggal Grand Slam di level WTA Tour dan yang pertama sejak ia mengalahkan Elena Rybakina, Iga Swiatek, dan Aryna Sabalenka dalam perjalanannya meraih gelar Indian Wells 2025. Seperti yang ia lakukan dalam pertandingan-pertandingan tersebut, Andreeva harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengamankan kemenangan. Begini caranya ia mengamankan tempat di delapan besar di Linz.

Mengatasi Kesulitan: Andreeva tampak akan meraih kemenangan mudah ketika ia unggul cepat 5-1 seiring bertumpuknya kesalahan tak terpaksa Stephens. Namun saat melayani untuk memenangkan set, momentum berbalik. Andreeva tiba-tiba kesulitan menemukan lapangan, membiarkan Stephens meraih tiga game beruntun untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4.

"Aku merasa tidak benar-benar memiliki ritme setelah 5-1 di set pertama," kata Andreeva. "Jadi aku sangat senang bahwa aku tetap tenang, memainkan permainanku, dan memenangkan pertandingan."

Pada poin set keempatnya, Andreeva akhirnya menutup set pembuka. Ia terus mencari performa terbaiknya di set kedua, finis dengan 33 kesalahan tak terpaksa berbanding 13 pemenang. Meski begitu, ia menemukan stabilitas yang cukup di balik servis pertamanya, memenangkan 76% poin tersebut (25 dari 33) dan hanya menghadapi satu poin break.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya