home sports

Alcaraz Hentikan Laju Vacherot, di Final Monte Carlo, Siap Duel dan Adu Kesaktian Berebut Peringkat 1 Dunia

Ahad, 12 April 2026 - 05:05 WIB
Alcaraz Hentikan Laju Vacherot, di Final Monte Carlo, Siap Duel dan Adu Kesaktian Berebut Peringkat 1 Dunia
LANGIT7.ID-Monaco; Petenis muda yang flamboyan, Carlos Alcaraz menghentikan Valentin Vacherot, favorit tuan rumah, di Rolex Monte-Carlo Masters dengan penampilan semi-final yang berkelas Sabtu sore(11/4/2026). Dengan kemenangan ini, pemain nomor 1 di PIF ATP Rankings tersebut memastikan partai final yang super spektakuler melawan rival besarnya, Jannik Sinner.

Alcaraz (22 tahun) menyingkirkan Vacherot yang bermain bersemangat dengan skor 6-4, 6-4 di Lapangan Rainier III, sekaligus menjaga asa untuk mempertahankan gelarnya di turnamen tanah liat ATP Masters 1000 ini. Petenis Spanyol itu dengan cerdas meredam permainan agresif dan servis keras Vacherot—yang didukung penuh oleh penonton tuan rumah—dan mengonversi tiga dari empat peluang break poin yang didapatkannya dalam kemenangan selama 84 menit, menurut Infosys ATP Stats.

Setelah Sinner lebih dulu menang 6-1, 6-4 atas Alexander Zverev di semi-final pertama, para penggemar di Monte-Carlo dan seluruh dunia kini bisa menantikan pertemuan pertama antara Alcaraz dan Sinner di tahun 2026. Alcaraz akan memasuki final hari Minggu (pukul 15.00 waktu setempat/CEST) dengan keunggulan rekor 10-6 dalam Lexus ATP Head2Head series kedua pemain.

Ada hadiah ganda bagi pemenang duel Alcaraz vs Sinner di Monte-Carlo. Selain membawa pulang trofi di Masters 1000 tanah liat pembuka musim ini, siapa pun yang menang akan menjadi Petenis No. 1 Dunia pada hari Senin. Sinner berusaha mengakhiri masa kekuasaan Alcaraz, yang minggu ini menyamai catatan Sinner soal total minggu sebagai pemain nomor 1 (66 minggu).

"Saya pikir ini adalah posisi impian bagi semua orang. Saya berjuang untuk gelar Monte-Carlo kedua, dia berjuang untuk yang pertama," ujar Alcaraz tentang final hari Minggu, yang akan menjadi pertemuan pertama mereka sejak partai puncak Nitto ATP Finals 2025. "Ini akan menjadi laga yang sangat istimewa. Perebutan posisi No. 1 dipertaruhkan, yang membuat pertandingan besok semakin spesial."

Alcaraz juga cepat memberikan penghormatan kepada Vacherot, yang menjadi petenis Monako pertama di Era Terbuka yang mencapai perempat final dan semi-final Monte-Carlo. Vacherot (27 tahun) yang membuat kejutan besar pada Oktober lalu dengan memenangkan Rolex Shanghai Masters sebagai petenis peringkat 204 (terendah dalam sejarah Masters 1000 sejak 1990), sempat merebut kembali break awal di set kedua, namun pada akhirnya tak mampu membendung serangan Alcaraz. Meski kalah, Vacherot akan naik enam peringkat ke posisi 17 dunia (rekor tertinggi kariernya) pada hari Senin.

"Bagi saya, saya sangat senang memenangkan pertandingan sulit melawan Valentin," kata Alcaraz, yang bangkit dari kekalahan semi-final di Indian Wells dan eliminasi awal di Miami untuk mencapai final level tur ketiganya tahun ini. "Dia sedang bermain tenis hebat dengan kepercayaan diri tinggi sekarang, bermain di kampung halamannya. Sangat berat untuk menang, tapi saya sangat bersemangat menyambut pertemuan pertama saya dengan Jannik di tahun 2026."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya