Owner Hanania Travel Muncul ke Publik, Jamaah Tagih Transparansi Skema Refund
Esti setiyowati
Senin, 13 April 2026 - 18:49 WIB
Owner Hanania Travel Muncul ke Publik, Jamaah Gagal Berangkat Tagih Transparansi Skema Refund. Foto: Instagram.
Komisaris Utama Hanania Group, Fitriatun Nisa Bahri dan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman akhirnya buka suara atas insiden jamaah Syawal gagal berangkat.
Pernyataan Nisa Bahri dan Ahmad Syah Farhan disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram resmi Hanania Group.
Dalam pernyataannya, Nisa Bahri dan Ahmad Syah Farhan memohon maaf kepada seluruh jamaah Syawal yang terdampak. Sebagai pemilik perusahaan, keduanya berkomitmen menyelesaikan semuanya secara tuntas.
Baca juga:Pemilik Hanania Group Buka Suara Usai Viral Skandal Umrah Syawal Gagal Berangkat
“Kami siap bertanggung jawab atas semua situasi hari ini. Pintu kantor kami terbuka selebar-lebarnya untuk Bapak Ibu yang ingin mendapatkan kejelasan. Kami juga berkomitmen untuk menyelesaikan semuanya hingga tuntas dengan solusi terbaik dan tercepat,” kata Ahmad Syah Farhan dalam video yang diunggah Senin (13/4/2026).
Unggahan pernyataan tersebut mendapat berbagai respons dari jamaah yang gagal berangkat. Lewat kolom komentar para jamaah menyatakan bahwa skema refund yang ditetapkan Hanania dinilai tidak transparan.
"Refund dibayar bertahap tuh persetujuan dari siapa? Berapa tahap aja enggak jelas. Perhitungannya beda-beda," kata akun @ulisptrn.
Pernyataan Nisa Bahri dan Ahmad Syah Farhan disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram resmi Hanania Group.
Dalam pernyataannya, Nisa Bahri dan Ahmad Syah Farhan memohon maaf kepada seluruh jamaah Syawal yang terdampak. Sebagai pemilik perusahaan, keduanya berkomitmen menyelesaikan semuanya secara tuntas.
Baca juga:Pemilik Hanania Group Buka Suara Usai Viral Skandal Umrah Syawal Gagal Berangkat
“Kami siap bertanggung jawab atas semua situasi hari ini. Pintu kantor kami terbuka selebar-lebarnya untuk Bapak Ibu yang ingin mendapatkan kejelasan. Kami juga berkomitmen untuk menyelesaikan semuanya hingga tuntas dengan solusi terbaik dan tercepat,” kata Ahmad Syah Farhan dalam video yang diunggah Senin (13/4/2026).
Unggahan pernyataan tersebut mendapat berbagai respons dari jamaah yang gagal berangkat. Lewat kolom komentar para jamaah menyatakan bahwa skema refund yang ditetapkan Hanania dinilai tidak transparan.
"Refund dibayar bertahap tuh persetujuan dari siapa? Berapa tahap aja enggak jelas. Perhitungannya beda-beda," kata akun @ulisptrn.