home wirausaha syariah

Laba Askrindo Syariah Tumbuh 19 Persen, Kinerja Keuangan Kian Solid

Selasa, 14 April 2026 - 15:19 WIB
Laba Askrindo Syariah Tumbuh 19 Persen, Kinerja Keuangan Kian Solid
LANGIT7.ID-Jakarta; Kinerja keuangan PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah sepanjang 2025 menunjukkan penguatan di berbagai lini, dengan pertumbuhan laba yang diikuti peningkatan aset, ekuitas, hingga pendapatan kafalah. Hasil ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja bisnis tetap positif.

Laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp163,18 miliar atau tumbuh 19,29 persen secara tahunan dibandingkan Rp136,80 miliar pada 2024. Peningkatan ini berjalan seiring dengan kenaikan total aset sebesar 9,80 persen (yoy) menjadi Rp3,28 triliun pada 2025.

Di sisi permodalan, ekuitas perusahaan juga mengalami penguatan sebesar 17,26 persen (yoy), dari Rp996,56 miliar pada 2024 menjadi Rp1,17 triliun pada 2025. Sementara itu, pendapatan kafalah meningkat dari Rp436,60 miliar menjadi Rp538,93 miliar pada periode yang sama.

Plt. Direktur Utama Askrindo Syariah Aviantono Yudihariadi menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari strategi yang dijalankan perusahaan. “Capaian tersebut tidak hanya menjaga momentum pertumbuhan, tetapi juga memperkuat fundamental bisnis yang berdampak pada perbaikan berbagai rasio keuangan di level yang sehat,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (14/4/2026).

Selain itu, Imbal Jasa Kafalah (IJK) bruto turut mengalami kenaikan tipis sebesar 1,63 persen, dari Rp820,65 miliar pada 2024 menjadi Rp834,07 miliar pada 2025. Gearing ratio juga tetap terjaga di level 29,07 kali, masih berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan regulator.

Dari sisi penyaluran, perusahaan mencatat penjaminan kepada 29,2 juta debitur UMKM, termasuk 4,63 juta debitur baru pada 2025. Total nilai kafalah yang disalurkan mencapai Rp47,21 triliun.

Upaya digitalisasi juga terus diperkuat melalui integrasi sistem dengan mitra bisnis secara host to host, penerapan sistem inti berbasis end-to-end process, serta pengembangan platform MAASya (Mobile Application Askrindo Syariah).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya