home global news

Laba BTN Kuartal I 2026 Tembus Rp 1,1 Triliun, Ditopang Kredit dan KPR

Rabu, 15 April 2026 - 20:00 WIB
Laba BTN Kuartal I 2026 Tembus Rp 1,1 Triliun, Ditopang Kredit dan KPR
LANGIT7.ID-Jakarta; Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukkan penguatan pada awal 2026 dengan lonjakan laba bersih yang cukup signifikan. Sepanjang kuartal I-2026, perseroan membukukan laba Rp 1,1 triliun, meningkat 22,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 904 miliar.

Peningkatan tersebut berjalan seiring ekspansi bisnis kredit yang terus tumbuh. Total penyaluran kredit BTN mencapai Rp 400,63 triliun atau naik 10,3% secara tahunan. Kontributor utama masih berasal dari segmen perumahan, di mana KPR Subsidi tercatat Rp 193,55 triliun atau tumbuh 7,7%, sementara KPR Non-Subsidi mencapai Rp 112,56 triliun.

Direktur Finance & Strategy BTN, Nofry Rony Poetra menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan kinerja yang tetap terjaga. "Profitabilitas pada kuartal I-2026 tetap solid dengan laba tumbuh 22,6%," kata Direktur Finance & Strategy BTN, Nofry Rony Poetra dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Di sisi pendanaan, penghimpunan dana pihak ketiga juga mengalami pertumbuhan yang sejalan dengan kredit. Hingga akhir kuartal I-2026, DPK BTN mencapai Rp 422,63 triliun atau meningkat 9,9% secara tahunan. Porsi dana murah turut menguat, tercermin dari kenaikan CASA sebesar 7,9% yoy menjadi Rp 212,11 triliun, dengan kontribusi 50,2% terhadap total DPK.

Perbaikan juga terlihat pada efisiensi biaya dana. Cost of Fund turun ke level 3% dari sebelumnya 4% pada periode yang sama tahun lalu. Kombinasi kinerja kredit dan pendanaan tersebut turut mendorong total aset BTN tumbuh 10,5% yoy menjadi Rp 517,54 triliun.

Transformasi digital turut menjadi faktor pendorong pertumbuhan, khususnya melalui aplikasi bale by BTN. Jumlah pengguna melonjak 67,5% secara tahunan menjadi 4 juta pada kuartal I-2026. Pertumbuhan ini diikuti peningkatan rata-rata saldo tabungan sebesar 18%, jumlah transaksi naik 8,1%, serta nilai transaksi yang melesat 48,2%.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan bahwa peningkatan pengguna aplikasi tersebut tidak lepas dari berbagai inisiatif yang dilakukan perusahaan, termasuk ajang olahraga yang digelar perseroan. "BTN JAKIM menjadi salah satu pendongkrak peningkatan signifikan untuk transaksi dan pengguna bale. Kami menyadari sebagai consumer bank, kami perlu terus menghadirkan berbagai kemudahan transaksi perbankan untuk mendukung berbagai aktivitas gaya hidup masyarakat termasuk olahraga," ucap Nixon.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya