home global news

MUI Serukan Persatuan dan Perdamaian Dunia dalam Silaturahim Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 05:10 WIB
MUI Serukan Persatuan dan Perdamaian Dunia dalam Silaturahim Nasional
LANGIT7.ID-Jakarta; Silaturahim nasional yang dirangkai dengan halal bihalal menjadi momen utama dalam memperkuat persatuan umat di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Dalam forum tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menyampaikan arah sikap melalui 10 poin taujihat yang menyoroti isu keadilan, perdamaian, hingga dinamika geopolitik dunia.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/4/2026) malam di The Sultan Hotel Jakarta dan dihadiri sekitar seribu peserta dari unsur umat Islam, tokoh ormas, hingga pejabat pemerintah. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, bersama jajaran pimpinan MUI.

Tema “Bersatu dalam Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia” menjadi landasan utama acara. Selain mempererat hubungan antarormas dan tokoh, forum ini juga dimanfaatkan untuk merespons berbagai persoalan global yang dinilai semakin kompleks.

Ketua Pelaksana Silatnas, KH Muhammad Zaitun Rasmin, menekankan pentingnya momentum tersebut dalam memperkuat persatuan umat. Ia menyampaikan, “Dari tempat yang penuh berkah ini, kita dipertemukan dalam silaturahmi Ormas Islam dan halal bihalal MUI. Tema yang diangkat mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dalam mewujudkan keadilan dan perdamaian dunia,” ujarnya dilansir dari situs MUI, Kamis (16/4/2026).

Ia juga menyinggung kondisi dunia yang tengah diwarnai konflik dan ketidakadilan, khususnya di kawasan dunia Islam. Menurutnya, kekuatan ukhuwah menjadi fondasi penting untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Dalam forum yang sama, MUI menyampaikan 10 poin taujihat yang dibacakan oleh perwakilan ormas Islam pendiri MUI. Pembacaan dilakukan oleh sejumlah tokoh, di antaranya Prof KH Nizar Ali dari Nahdlatul Ulama, KH Sahad Ibrahim dari Muhammadiyah, Buya Syarfi dari PERTI, serta perwakilan ormas lainnya seperti GUPPI, DMI, Mathla’ul Anwar, PTDI, Al Washliyah, Al Ittihadiyah, dan Syarikat Islam.

Proses pembacaan dipandu oleh Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan bersama Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis dan KH Marsudi Syuhud.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya