Nasaruddin Umar Tekankan Dialog dan Kemanusiaan Jadi Kunci Perdamaian Dunia
Tim langit 7
Jum'at, 17 April 2026 - 05:05 WIB
Nasaruddin Umar Tekankan Dialog dan Kemanusiaan Jadi Kunci Perdamaian Dunia
LANGIT7.ID-Jakarta; Dorongan agar penyelesaian konflik global dilakukan secara damai kembali menguat dalam forum Silaturahim Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal 1447 Hijriyah di Jakarta. Pendekatan dialog dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dunia di tengah berbagai persoalan antarnegara.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa jalur kekerasan bukan solusi dalam menyelesaikan konflik internasional. Ia menyebut dialog sebagai satu-satunya cara yang harus dikedepankan oleh semua pihak.
“Semua persoalan antarbangsa harus diselesaikan dengan mengedepankan dialog, bukan dengan kekerasan, apalagi perang,” ujarnya dalam acara Silaturahim Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal 1447 Hijriyah yang digelar di The Sultan Hotel Jakarta, dikutip Jumat (17/4/2026).
Selain menyoroti pentingnya dialog, Menag juga menekankan bahwa nilai kemanusiaan harus menjadi dasar dalam setiap upaya penyelesaian masalah global. Menurutnya, pendekatan ini relevan untuk menjawab berbagai tantangan, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.
Baca juga: MUI Serukan Persatuan dan Perdamaian Dunia dalam Silaturahim Nasional
“Yang paling utama adalah bagaimana semua pihak mengedepankan aspek kemanusiaan dalam menghadapi setiap persoalan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan dukungan terhadap “10 Taujihat” yang dihasilkan oleh ormas-ormas Islam. Poin-poin tersebut dinilai mencerminkan perhatian terhadap beragam isu strategis yang sedang dihadapi.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa jalur kekerasan bukan solusi dalam menyelesaikan konflik internasional. Ia menyebut dialog sebagai satu-satunya cara yang harus dikedepankan oleh semua pihak.
“Semua persoalan antarbangsa harus diselesaikan dengan mengedepankan dialog, bukan dengan kekerasan, apalagi perang,” ujarnya dalam acara Silaturahim Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal 1447 Hijriyah yang digelar di The Sultan Hotel Jakarta, dikutip Jumat (17/4/2026).
Selain menyoroti pentingnya dialog, Menag juga menekankan bahwa nilai kemanusiaan harus menjadi dasar dalam setiap upaya penyelesaian masalah global. Menurutnya, pendekatan ini relevan untuk menjawab berbagai tantangan, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.
Baca juga: MUI Serukan Persatuan dan Perdamaian Dunia dalam Silaturahim Nasional
“Yang paling utama adalah bagaimana semua pihak mengedepankan aspek kemanusiaan dalam menghadapi setiap persoalan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan dukungan terhadap “10 Taujihat” yang dihasilkan oleh ormas-ormas Islam. Poin-poin tersebut dinilai mencerminkan perhatian terhadap beragam isu strategis yang sedang dihadapi.