IPB Berdayakan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Digital Marketing
Mahmuda attar hussein
Ahad, 17 Oktober 2021 - 11:30 WIB
Ilustrasi pemberdayaan kewirausahaan kaum perempuan. Foto: Langit7
Dosen Mengabdi IPB University sosialisasikan kewirausahaan dan digital marketing di Kampung Cibanteng Agathis, Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Bentuk kewirausahaan yang ditawarkan adalah memanfaatkan minyak jelantah menjadi sabun maupun lilin. Sosialiasi yang dilakukan secara offline ini dihadiri sedikitnya 17 ibu-ibu PKK di kampung tersebut.
Pembicara dalam sosialisasi tersebut adalah Silvia Dewi Sagita Andik, Beata Ratnawati, dan Ayutyas Sayekti yang merupakan dosen IPB University dari Sekolah Vokasi.
Baca juga: Hadirkan Startup School, Upaya IPB Hasilkan Alumni Technosociopreneur
Beata Ratnawati, dosen IPB University dari Program Studi Teknik dan Manajemen Lingkungan mengatakan, sosialisasi kewirausahaan ini dilakukan dalam rangka membantu pemulihan ekonomi masyarakat setempat akibat pandemi COVID-19.
Ia menyebut, salah satu jenis usaha yang bisa dilakukan adalah dengan mengolah minyak jelantah menjadi sabun maupun lilin.
“Kegiatan mengolah sabun dari minyak jelantah, selain merupakan kegiatan recycle dan pelestarian lingkungan, juga dapat memberikan tambahan penghasilan untuk ibu-ibu dari limbah rumah tangga yang dihasilkan setiap harinya,” tambah Beata Ratnawati, melalui keterangan terulis, Minggu (17/10).
Bentuk kewirausahaan yang ditawarkan adalah memanfaatkan minyak jelantah menjadi sabun maupun lilin. Sosialiasi yang dilakukan secara offline ini dihadiri sedikitnya 17 ibu-ibu PKK di kampung tersebut.
Pembicara dalam sosialisasi tersebut adalah Silvia Dewi Sagita Andik, Beata Ratnawati, dan Ayutyas Sayekti yang merupakan dosen IPB University dari Sekolah Vokasi.
Baca juga: Hadirkan Startup School, Upaya IPB Hasilkan Alumni Technosociopreneur
Beata Ratnawati, dosen IPB University dari Program Studi Teknik dan Manajemen Lingkungan mengatakan, sosialisasi kewirausahaan ini dilakukan dalam rangka membantu pemulihan ekonomi masyarakat setempat akibat pandemi COVID-19.
Ia menyebut, salah satu jenis usaha yang bisa dilakukan adalah dengan mengolah minyak jelantah menjadi sabun maupun lilin.
“Kegiatan mengolah sabun dari minyak jelantah, selain merupakan kegiatan recycle dan pelestarian lingkungan, juga dapat memberikan tambahan penghasilan untuk ibu-ibu dari limbah rumah tangga yang dihasilkan setiap harinya,” tambah Beata Ratnawati, melalui keterangan terulis, Minggu (17/10).