Takziah ke Rumah Korban, KAI Pastikan Investigasi Terus Berjalan
Esti setiyowati
Rabu, 29 April 2026 - 21:23 WIB
Takziah ke Rumah Korban, KAI Pastikan Investigasi Terus Berjalan. Foto: PT KAI (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan rasa duka mendalam atas kecelakaan yang melibatkan Kereta Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi serta Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono melakukan takziah ke rumah keluarga korban pada Rabu (29/4/2026).
Takziah diawali ke rumah duka almarhumah Nurlaela di Cikarang Timur, di mana rombongan menyampaikan belasungkawa secara langsung. Setelah itu, jajaran melanjutkan takziah ke dua kediaman korban lainnya di wilayah Tambun, yakni rumah almarhumah Arinjani Novita Sari dan almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna.
Baca juga: Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang
Di sisi lain, jajaran direksi KAI juga telah mendatangi rumah duka korban di berbagai lokasi sebagai wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab perusahaan, termasuk menyerahkan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga korban atas kejadian ini. Kami hadir untuk menyampaikan langsung rasa belasungkawa serta memastikan keluarga mendapatkan pendampingan,” ujar Bobby.
Ia juga menegaskan bahwa proses investigasi tengah dilakukan bersama pihak terkait dan akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh, khususnya dalam aspek keselamatan operasional.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi serta Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono melakukan takziah ke rumah keluarga korban pada Rabu (29/4/2026).
Takziah diawali ke rumah duka almarhumah Nurlaela di Cikarang Timur, di mana rombongan menyampaikan belasungkawa secara langsung. Setelah itu, jajaran melanjutkan takziah ke dua kediaman korban lainnya di wilayah Tambun, yakni rumah almarhumah Arinjani Novita Sari dan almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna.
Baca juga: Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang
Di sisi lain, jajaran direksi KAI juga telah mendatangi rumah duka korban di berbagai lokasi sebagai wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab perusahaan, termasuk menyerahkan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga korban atas kejadian ini. Kami hadir untuk menyampaikan langsung rasa belasungkawa serta memastikan keluarga mendapatkan pendampingan,” ujar Bobby.
Ia juga menegaskan bahwa proses investigasi tengah dilakukan bersama pihak terkait dan akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh, khususnya dalam aspek keselamatan operasional.