Prabowo Instruksikan Bank BUMN Salurkan Kredit Rakyat dengan Bunga Maksimal 5%
Sururi al faruq
Sabtu, 02 Mei 2026 - 07:51 WIB
Prabowo Instruksikan Bank BUMN Salurkan Kredit Rakyat dengan Bunga Maksimal 5%
LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Prabowo Subianto secara resmi memerintahkan jajaran perbankan milik negara untuk segera merealisasikan program kredit rakyat bersuku bunga rendah. Kebijakan ini diumumkan dalam puncak peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Di hadapan ribuan pekerja, Presiden Prabowo menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah.
"Orang kecil pinjam uang bunganya bisa 70% setahun. Itu terlalu besar," keluh Prabowo.
Sebagai solusi, orang nomor satu di Indonesia itu mengklaim telah memberi arahan tegas kepada seluruh bank pelat merah. Targetnya, kredit rakyat bisa segera mengucur dengan bunga maksimal 5% dalam jangka waktu satu tahun.
"Bank-bank milik Republik Indonesia akan segera kita kucurkan. Bunganya maksimal 5% satu tahun," ujar Prabowo.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi terobosan dalam mendorong pemerataan ekonomi dan melindungi masyarakat kecil dari jeratan rentenir serta pinjaman online berbunga tinggi. Pemerintah saat ini tengah merampungkan aturan teknis sebelum program resmi diluncurkan.(*/saf)
Di hadapan ribuan pekerja, Presiden Prabowo menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah.
"Orang kecil pinjam uang bunganya bisa 70% setahun. Itu terlalu besar," keluh Prabowo.
Sebagai solusi, orang nomor satu di Indonesia itu mengklaim telah memberi arahan tegas kepada seluruh bank pelat merah. Targetnya, kredit rakyat bisa segera mengucur dengan bunga maksimal 5% dalam jangka waktu satu tahun.
"Bank-bank milik Republik Indonesia akan segera kita kucurkan. Bunganya maksimal 5% satu tahun," ujar Prabowo.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi terobosan dalam mendorong pemerataan ekonomi dan melindungi masyarakat kecil dari jeratan rentenir serta pinjaman online berbunga tinggi. Pemerintah saat ini tengah merampungkan aturan teknis sebelum program resmi diluncurkan.(*/saf)
(lam)