home masjid

Yayasan Pendidikan Al-Mustam: Berangkat Dari Idealisme

Ahad, 03 Mei 2026 - 10:58 WIB
Yayasan Pendidikan Al-Mustam: Berangkat Dari Idealisme
Oleh: Nurkhamid Alfi

LANGIT7.ID- Bekasi; Nama lengkapnya: Yayasan Pendidikan Rumah Neduh Al-Mustam. Yayasan ini berdiri di atas tanah seluas 4.500 m2 yang beralamat di Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Bekasi. Berjarak 5 km ke arah Selatan Kota Mandiri Grand Wisata Bekasi. Saat ini sedang dalam tahap penyelesaian akhir pembangunan fisik. Direncanakan selesai pada akhir 2026 sehingga pada semester pertama 2027 siap digunakan.

Bangunan utama berupa dua gedung berlantai tiga yang saling berhadapan. Gedung utama tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa: (1) Masjid berasitektur timur tengah, (2) laboratorium teknik manufakturing termasuk dan tidak terbatas pada mesin-mesin CNC (Computer Numerical Control) yakni mesin perkakas otomatis yang dioperasikan melalui perintah terprogram, (3) Laboratorium Bahasa, (4) Asrama peserta didik dan guru dengan kapasitas 160 orang, (5) Dapur komplit dengan fasilitasnya untuk penyediaan makanan bagi peserta didik dan staf pengajar, (6) fasilitas olahraga dan permainan lainnya.

Sarana dan prasarana utama beserta penunjangnya seperti yang disebutkan di atas, akan digunakan untuk penyelenggaraan sistem pendidikan SMKIT (Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu). Yakni bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan industri pada jenjang pendidikan menengah, dikombinasikan dengan pendidikan pesantren modern.

SMKIT Al-mustam memakai fasilitas seratus persen asrama, yang berfokus pada persiapan siswa untuk langsung bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan perguruan tinggi, dengan penekanan pada pengetahuan dan ketrampilan agama Islam yang mumpuni.

Sehingga pendidikan SMKIT Al-Mustam merupakan perpaduan antara sistem pendidikan formal seperti layaknya siswa SMK dengan ijazah formal dari Dinas Pendidikan dan informal seperti kehidupan di Pesantren layaknya Santri dalam memperdalam keislaman. Ditambah pendalaman sistem vokasi yang memiliki keunggulan kompetensi teknik yang spesifik.

Dalam hal pendidikan formal, Pengurus Yayasan ingin mengambil 'ruh' dari pesan KH. Ahmad Dahlan: "Jadilah Kyai yang berkemajuan". Sedangkan dalam penyelenggaraan Pesantren, Pengurus melaksanakan 'dawuh' KH. Hasyim Asy'ari: "Adabul 'Alim wal Muta'allim, menekankan keikhlasan niat mencari ilmu untuk ridho Allah serta menjaga akhlak dan adab."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya