Santri Pesantren Nurul Jadid Probolinggo Terpilih Jadi Menteri
Ahmad zuhdi
Ahad, 17 Oktober 2021 - 19:05 WIB
Afi Ahmad Ridlo, santri asal Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, sebagai pemenang Santri Sehari Menjadi Menteri. Foto: Dok. Kemenag
Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri berakhir. Dewan juri memilih Afi Ahmad Ridlo, santri asal Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, sebagai pemenang.
Afi yang mahir berbahasa Inggris ini berhasil menyisihkan 140 peserta lainnya yang ikut sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri. Afi akan didampingi Ghufron Ihsan (santri Almuhajirin III, Puwakarta) dan Nur Winda (santri DDI Salman Allakuang Sidrap).
Baca Juga:Maulid Barzanji, Syair Shalawat Karya Ulama Kurdi yang Populer di Nusantara
Menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, program Santri Sehari Menjadi Menteri bertujuan memberi kesempatan dan pengalaman kepada para santri untuk menjadi pemimpin di masa mendatang. "Sejarah telah membuktikan peran dan kontribusi para santri, baik sejak sebelum kemerdekaan, perjuangan meraih kemerdekaan, bahkan hingga sekarang," kata Yaqut dalam keterangan media yang diterima Langit7.id, Ahad (17/10/2021).
"Bahkan para pemimpin bangsa juga berasal dari kalangan santri," tuturnya.
Sementara, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menambahkan, Santri Sehari Menjadi Menteri merupakan salah satu dari kegiatan Sayembara Santri Siaga Jiwa Raga. Giat ini diselenggarakan Kementerian Agama dalam rangka menyambut Hari Santri 22 Oktober 2021.
Baca Juga:Keren, Santri An Najach Magelang Temukan Cara Hapus Tato Permanen Tanpa Laser
Afi yang mahir berbahasa Inggris ini berhasil menyisihkan 140 peserta lainnya yang ikut sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri. Afi akan didampingi Ghufron Ihsan (santri Almuhajirin III, Puwakarta) dan Nur Winda (santri DDI Salman Allakuang Sidrap).
Baca Juga:Maulid Barzanji, Syair Shalawat Karya Ulama Kurdi yang Populer di Nusantara
Menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, program Santri Sehari Menjadi Menteri bertujuan memberi kesempatan dan pengalaman kepada para santri untuk menjadi pemimpin di masa mendatang. "Sejarah telah membuktikan peran dan kontribusi para santri, baik sejak sebelum kemerdekaan, perjuangan meraih kemerdekaan, bahkan hingga sekarang," kata Yaqut dalam keterangan media yang diterima Langit7.id, Ahad (17/10/2021).
"Bahkan para pemimpin bangsa juga berasal dari kalangan santri," tuturnya.
Sementara, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menambahkan, Santri Sehari Menjadi Menteri merupakan salah satu dari kegiatan Sayembara Santri Siaga Jiwa Raga. Giat ini diselenggarakan Kementerian Agama dalam rangka menyambut Hari Santri 22 Oktober 2021.
Baca Juga:Keren, Santri An Najach Magelang Temukan Cara Hapus Tato Permanen Tanpa Laser