Jelang Puncak Haji 2026, PPIH Arab Saudi Kebut Kesiapan Armuzna
Esti setiyowati
Sabtu, 09 Mei 2026 - 20:30 WIB
Jelang Puncak Haji 2026, PPIH Arab Saudi Kebut Persiapan Armuzna. Foto: Ist
Kementerian Haji dan Umrah RI melaluiPetugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mematangkan kesiapan fasilitas di kawasanArafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Berdasarkan hasil pemantauan Satgas Operasi Armuzna bersama pihak syarikah atau penyedia layanan, sejumlah fasilitas mengalami peningkatan signifikan, terutama di kawasan Arafah dan Mina.
Baca juga: Penyelenggaraan Haji 2025 Lebih Tertib, Namun Perlu Evaluasi di Armuzna
Di Arafah, seluruh jalur antar-tenda kini telah dipasang kamera pengawas (CCTV) yang aktif selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan memudahkan pengawasan selama jutaan jamaah berkumpul di lokasi wukuf.
Selain aspek keamanan, kenyamanan jamaah juga menjadi perhatian utama. Untuk mengurangi suhu panas gurun yang ekstrem, setiap tenda dilengkapi lantai tambahan berupa parquet atau interlock di bawah karpet, serta dua hingga tiga unit pendingin ruangan (AC).
Setiap jamaah dipastikan akan mendapatkan fasilitas berupa kasur busa baru, bantal, seprai, hingga selimut. Distribusi kasur baru juga mulai dilakukan secara merata di kawasan Mina.
Perbaikan fasilitas sanitasi menjadi salah satu fokus penting tahun ini. Untuk mengurangi antrean panjang di toilet, pemerintah meminta pihak syarikah membangun area urinoir khusus pria di luar toilet utama.
Berdasarkan hasil pemantauan Satgas Operasi Armuzna bersama pihak syarikah atau penyedia layanan, sejumlah fasilitas mengalami peningkatan signifikan, terutama di kawasan Arafah dan Mina.
Baca juga: Penyelenggaraan Haji 2025 Lebih Tertib, Namun Perlu Evaluasi di Armuzna
Di Arafah, seluruh jalur antar-tenda kini telah dipasang kamera pengawas (CCTV) yang aktif selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan memudahkan pengawasan selama jutaan jamaah berkumpul di lokasi wukuf.
Selain aspek keamanan, kenyamanan jamaah juga menjadi perhatian utama. Untuk mengurangi suhu panas gurun yang ekstrem, setiap tenda dilengkapi lantai tambahan berupa parquet atau interlock di bawah karpet, serta dua hingga tiga unit pendingin ruangan (AC).
Setiap jamaah dipastikan akan mendapatkan fasilitas berupa kasur busa baru, bantal, seprai, hingga selimut. Distribusi kasur baru juga mulai dilakukan secara merata di kawasan Mina.
Perbaikan fasilitas sanitasi menjadi salah satu fokus penting tahun ini. Untuk mengurangi antrean panjang di toilet, pemerintah meminta pihak syarikah membangun area urinoir khusus pria di luar toilet utama.