PPIH Arab Saudi Berlakukan Sistem Satu Pintu di Terminal Ajyad, Demi Keselamatan Jemaah Indonesia
Lusi mahgriefie
Senin, 11 Mei 2026 - 08:51 WIB
Foto: dok. Kemenag
Sistem satu pintu dengan pola buka-tutup di Terminal Ajyad, Mekkah kini diberlakukan untuk jemaah haji Indonesia yang kembali dari Masjidil Haram menuju hotel. Bahkan dilengkapi koridor khusus pejalan kaki.
Terkait aturan tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memiliki alasan yaitu untuk menjaga keselamatan dan menghindari kepadatan saat jemaah akan menaiki bus Shalawat, terutama selepas salat fardhu seperti Isya, Subuh, dan Jumat.
Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, mengatakan sistem tersebut diterapkan berdasarkan pengalaman dari pelaksanaan haji pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kenapa itu diberlakukan, jadi tahun-tahun sebelumnya memang belum ada pagarnya yang membatasi antara koridor jemaah dengan bus sehingga jemaah itu bisa langsung naik bus, tetapi kemudian tidak beraturan dan itu membahayakan jemaah," ujar Syarif dalam keterangan resminya, dikutip Senin (11/5/2026).
Baca juga:Jelang Puncak Haji 2026, PPIH Arab Saudi Kebut Kesiapan Armuzna
Syarif menjelaskan, pada musim haji sebelumnya sempat terjadi insiden jemaah terjatuh hingga tertabrak bus akibat kondisi antrean yang tidak tertib.
"Ada jemaah yang jatuh tersungkur, tertabrak bus, dan sulit ditertibkan," katanya.
Terkait aturan tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memiliki alasan yaitu untuk menjaga keselamatan dan menghindari kepadatan saat jemaah akan menaiki bus Shalawat, terutama selepas salat fardhu seperti Isya, Subuh, dan Jumat.
Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, mengatakan sistem tersebut diterapkan berdasarkan pengalaman dari pelaksanaan haji pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kenapa itu diberlakukan, jadi tahun-tahun sebelumnya memang belum ada pagarnya yang membatasi antara koridor jemaah dengan bus sehingga jemaah itu bisa langsung naik bus, tetapi kemudian tidak beraturan dan itu membahayakan jemaah," ujar Syarif dalam keterangan resminya, dikutip Senin (11/5/2026).
Baca juga:Jelang Puncak Haji 2026, PPIH Arab Saudi Kebut Kesiapan Armuzna
Syarif menjelaskan, pada musim haji sebelumnya sempat terjadi insiden jemaah terjatuh hingga tertabrak bus akibat kondisi antrean yang tidak tertib.
"Ada jemaah yang jatuh tersungkur, tertabrak bus, dan sulit ditertibkan," katanya.