Bank Muamalat Genjot Pembiayaan SME, Tumbuh 24 Persen Jadi Rp2,9 Triliun
Tim langit 7
Selasa, 12 Mei 2026 - 12:19 WIB
Bank Muamalat Genjot Pembiayaan SME, Tumbuh 24 Persen Jadi Rp2,9 Triliun
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus memacu pertumbuhan pembiayaan ke sektor small medium enterprise (SME) seiring dengan fokus bisnis perseroan di segmen retail.
Hingga Desember 2025, outstanding pembiayaan SME yang telah disalurkan Bank Muamalat nilainya mencapai Rp2,9 triliun, tumbuh 24% dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan SME merupakan sektor yang sangat prospektif untuk dikembangkan karena memiliki peran krusial sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, sektor ini juga mempunyai manajemen atau penyebaran risiko yang baik.
“Untuk itu, Bank Muamalat terus berupaya memperluas jangkauan pembiayaan SME ke nasabah. Salah satunya dengan mengoptimalkan jaringan kantor yang dimiliki dan digitalisasi untuk kecepatan proses pembiayaan,” ujar Ricky dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Ricky menjabarkan, saat ini Bank Muamalat memiliki 224 kantor cabang (termasuk 1 kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia). Selain optimalisasi jaringan kantor, bank pertama murni syariah di Indonesia ini juga menyiapkan produk pembiayaan syariah yang relevan dengan kebutuhan nasabah.
Digitalisasi proses pembiayaan mendapat perhatian serius Bank Muamalat guna meningkatkan aksesibilitas calon nasabah di berbagai daerah, khususnya yang belum tersentuh layanan kantor cabang.
“Kami turut memberikan margin yang kompetitif untuk memastikan keberlangsungan usaha di tengah persaingan pasar,” pungkas Ricky.
Hingga Desember 2025, outstanding pembiayaan SME yang telah disalurkan Bank Muamalat nilainya mencapai Rp2,9 triliun, tumbuh 24% dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan SME merupakan sektor yang sangat prospektif untuk dikembangkan karena memiliki peran krusial sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, sektor ini juga mempunyai manajemen atau penyebaran risiko yang baik.
“Untuk itu, Bank Muamalat terus berupaya memperluas jangkauan pembiayaan SME ke nasabah. Salah satunya dengan mengoptimalkan jaringan kantor yang dimiliki dan digitalisasi untuk kecepatan proses pembiayaan,” ujar Ricky dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Ricky menjabarkan, saat ini Bank Muamalat memiliki 224 kantor cabang (termasuk 1 kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia). Selain optimalisasi jaringan kantor, bank pertama murni syariah di Indonesia ini juga menyiapkan produk pembiayaan syariah yang relevan dengan kebutuhan nasabah.
Digitalisasi proses pembiayaan mendapat perhatian serius Bank Muamalat guna meningkatkan aksesibilitas calon nasabah di berbagai daerah, khususnya yang belum tersentuh layanan kantor cabang.
“Kami turut memberikan margin yang kompetitif untuk memastikan keberlangsungan usaha di tengah persaingan pasar,” pungkas Ricky.