Siswa Madrasah Akan Belajar Daring Berbasis Artificial Intelligence
Muhajirin
Kamis, 15 Juli 2021 - 07:44 WIB
ilustrasi seorang siswi sedang belajar daring (foto: langit7.id/istock)
Mulai tahun ajaran baru 2021, sekitar 500 ribu siswa atau santri madrasah binaan Kementerian Agama (Kemenag) RI telah memiliki akses ke platform pembelajaran digital dari Alef Education. Platform berbasis Artificial Intelligence (AI) dari Alef Education itu merupakan pemenang penghargaan dari Kemenag RI untuk peningkatan kualitas belajar secara daring.
Alef Education merupakan penyedia teknologi pendidikan global terkemuka yang mengusung pembelajaran abad ke-21. Alef Education dan Kemenag telah menandatangani kesepakatan pada November 2020 untuk mentransformasi sektor pendidikan menggunakan teknologi canggih. Platform itu akan memberikan pengalaman belajar yang dapat disesuaikan bagi kebutuhan siswa madrasah.
Pada tahun ajaran baru ini, siswa kelas VII di berbagai madrasah akan menjalani pengalaman belajar matematika menggunakan Alef Platform berbasis Artificial Intelligence. Pembelajaran digital dari platform itu diselaraskan dengan standar kurikulum Indonesia dan menggunakan metode GASING untuk mendukung prestasi siswa.
CEO Alef Education, Geoffrey Alphonso, menyebut Alef Education berkomitmen mengubah industri pendidikan global. Ekspansi mereka ke Indonesia merupakan pencapaian terbesar dan paling strategis untuk mewujudkan komitmen tersebut.
“Kami sangat senang dapat memperluas layanan kami ke Indonesia melalui kemitraan dengan Kementerian Agama, dan kami harap siswa di Indonesia dapat menikmati pendekatan baru untuk belajar melalui platform kami,” kata Geoffrey Alphonso melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/7).
Geoffrey Alphonso mengklaim, melalui platform itu siswa bisa menyesuaikan pengalaman belajar sesuai kebutuhan mereka. Dia menyebut platform itu sangat cocok untuk sistem pembelajaran daring saat ini. Tak hanya memberikan kemudahan kepada siswa, platform itu juga mendukung para guru dalam menyampaikan materi dengan cara menarik, terutama dalam aspek penilaian dan manajemen peserta didik.
Platform itu memuat data real-time yang bisa dilihat oleh guru dan siswa. Sistem terpusat juga memanfaatkan Machine Learning dan Big Data untuk menyediakan actionable data dan rekomendasi intelijen yang akurat kepada Kemenag.
Alef Education merupakan penyedia teknologi pendidikan global terkemuka yang mengusung pembelajaran abad ke-21. Alef Education dan Kemenag telah menandatangani kesepakatan pada November 2020 untuk mentransformasi sektor pendidikan menggunakan teknologi canggih. Platform itu akan memberikan pengalaman belajar yang dapat disesuaikan bagi kebutuhan siswa madrasah.
Pada tahun ajaran baru ini, siswa kelas VII di berbagai madrasah akan menjalani pengalaman belajar matematika menggunakan Alef Platform berbasis Artificial Intelligence. Pembelajaran digital dari platform itu diselaraskan dengan standar kurikulum Indonesia dan menggunakan metode GASING untuk mendukung prestasi siswa.
CEO Alef Education, Geoffrey Alphonso, menyebut Alef Education berkomitmen mengubah industri pendidikan global. Ekspansi mereka ke Indonesia merupakan pencapaian terbesar dan paling strategis untuk mewujudkan komitmen tersebut.
“Kami sangat senang dapat memperluas layanan kami ke Indonesia melalui kemitraan dengan Kementerian Agama, dan kami harap siswa di Indonesia dapat menikmati pendekatan baru untuk belajar melalui platform kami,” kata Geoffrey Alphonso melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/7).
Geoffrey Alphonso mengklaim, melalui platform itu siswa bisa menyesuaikan pengalaman belajar sesuai kebutuhan mereka. Dia menyebut platform itu sangat cocok untuk sistem pembelajaran daring saat ini. Tak hanya memberikan kemudahan kepada siswa, platform itu juga mendukung para guru dalam menyampaikan materi dengan cara menarik, terutama dalam aspek penilaian dan manajemen peserta didik.
Platform itu memuat data real-time yang bisa dilihat oleh guru dan siswa. Sistem terpusat juga memanfaatkan Machine Learning dan Big Data untuk menyediakan actionable data dan rekomendasi intelijen yang akurat kepada Kemenag.