Waspada Penyebaran Hantavirus Bagi Jamaah Haji yang Punya Riwayat Penyakit Paru-paru
Lusi mahgriefie
Senin, 18 Mei 2026 - 09:30 WIB
Foto: ist
Seluruh jamaah haji Indonesia diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus, terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit paru-paru.
Hal itu disampaikan anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Eem Marhamah Zulfa Hiz dalam keterangannya, dikutip Senin (18/5/2026).
Eem menegaskan bahwa kesehatan fisik menjadi modal utama dalam menjalankan ibadah haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan tenang dan khusyuk.
"Jamaah haji hari ini harus lebih waspada karena ada Hantavirus, terutama yang punya penyakit paru-paru. Oleh karena itu, kesehatan menjadi yang utama agar ibadah haji bisa berjalan dengan baik dan mabrur," imbuhnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan menggunakan masker di tempat umum sebagai langkah antisipasi, meskipun menurutnya penyebaran Hantavirus tidak seganas COVID-19.
Baca juga:Hantavirus di Indonesia Bukan Hal Baru Namun Sering Tidak Terlihat
"Yang paling utama adalah menjaga imunitas tubuh. Karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Ada tawaf, aktivitas berjalan jauh, dan berbagai rangkaian ibadah lain yang membutuhkan tenaga," katanya.
Hal itu disampaikan anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Eem Marhamah Zulfa Hiz dalam keterangannya, dikutip Senin (18/5/2026).
Eem menegaskan bahwa kesehatan fisik menjadi modal utama dalam menjalankan ibadah haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan tenang dan khusyuk.
"Jamaah haji hari ini harus lebih waspada karena ada Hantavirus, terutama yang punya penyakit paru-paru. Oleh karena itu, kesehatan menjadi yang utama agar ibadah haji bisa berjalan dengan baik dan mabrur," imbuhnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan menggunakan masker di tempat umum sebagai langkah antisipasi, meskipun menurutnya penyebaran Hantavirus tidak seganas COVID-19.
Baca juga:Hantavirus di Indonesia Bukan Hal Baru Namun Sering Tidak Terlihat
"Yang paling utama adalah menjaga imunitas tubuh. Karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Ada tawaf, aktivitas berjalan jauh, dan berbagai rangkaian ibadah lain yang membutuhkan tenaga," katanya.