home wirausaha syariah

BSI Libatkan 37 UMKM Produksi Perlengkapan Haji, 169 Ribu Jamaah Terlayani

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:20 WIB
BSI Libatkan 37 UMKM Produksi Perlengkapan Haji, 169 Ribu Jamaah Terlayani
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan industri halal nasional dengan melibatkan puluhan UMKM binaan dalam produksi perlengkapan jamaah haji Indonesia, mulai dari kain ihram, mukena, batik haji hingga tas serut yang digunakan jamaah tahun ini diproduksi oleh para pengrajin dalam negeri, terutama dari sentra UMKM di Pekalongan, Jawa Tengah dan Bandung, Jawa Barat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya BSI membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, sekaligus mendorong UMKM Indonesia naik kelas dan mampu menembus pasar global melalui produk-produk berkualitas berstandar internasional.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, keterlibatan UMKM dalam penyediaan kebutuhan jamaah haji tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan industri halal dan budaya Indonesia di panggung dunia. “BSI tidak hanya hadir sebagai bank penerima setoran haji terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi umat. Kami ingin perjalanan ibadah haji memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal,” ujar Kemas dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, BSI konsisten mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program strategis, mulai dari pendampingan usaha, peningkatan kapasitas bisnis, pelatihan kewirausahaan, fasilitasi sertifikasi halal, hingga membuka akses business matching ke pasar internasional. Tahun ini, dari sekitar 203 ribu jamaah haji Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci, sebanyak 83,5% atau sekitar 169 ribu jamaah melakukan pelunasan haji melalui BSI. Untuk memenuhi kebutuhan jamaah tersebut, BSI menyediakan sekitar 104 ribu mukena, 85 ribu kain ihram, dan sekitar 190 ribu potong kain batik yang dibagikan kepada calon jamaah haji Indonesia.

Selain itu, BSI juga menyediakan tas serut untuk mendukung kenyamanan jamaah selama beribadah di Tanah Suci. Seluruh pengadaan tersebut dikerjakan bersama 37 UMKM binaan yang telah melalui proses kurasi ketat sesuai standar dan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Tidak hanya mendukung kebutuhan perlengkapan ibadah, BSI juga menunjukkan kepeduliannya terhadap jamaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus dengan mengirimkan 600 kursi roda yang akan digunakan pada fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Dukungan tersebut diharapkan membantu jamaah menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan lancar.

Salah satu pelaku UMKM yang terlibat dalam produksi batik haji nasional, Ahmat Failasuf mengaku bangga mendapatkan kepercayaan untuk memproduksi batik resmi jamaah haji Indonesia. “Kami bersyukur dan bangga mendapatkan amanah untuk memproduksi batik haji Indonesia. Ini bukan sekadar produksi kain, tetapi juga membawa identitas bangsa Indonesia ke Tanah Suci,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya