Film Pendek Indonesia
Kisah ‘Bule Bernama Yanto’ Raih Penghargaan Bergengsi di Cannes 2026
Esti setiyowati
Jum'at, 22 Mei 2026 - 19:48 WIB
Film pendek berkisah Bule Bernama Yanto Raih Penghargaan Bergengsi di Cannes 2026. Foto: Dok. Aftersun
Perfilman Indonesia kembali mencuri perhatian dunia internasional. Film pendek berjudul VATERLAND or A Bule Named Yanto sukses membawa pulang penghargaan bergengsi CANAL+ Award dalam ajang La Semaine de la Critique atau Cannes Critics’ Week 2026 yang berlangsung di Cannes, Prancis, pada 13–21 Mei 2026.
Film garapan sutradara Berthold Wahjudi tersebut menjadi satu dari hanya dua film pendek yang dianugerahi penghargaan dalam program tersebut tahun ini.
Baca juga:Reza Rahadian Angkat Kisah Inspiratif Bocah Tunanetra Lewat Film Pendek 'Annisa'
Dalam malam penghargaan Critics’ Week ke-65, VATERLAND or A Bule Named Yanto berhasil memenangkan CANAL+ Award for Short Film. Sementara penghargaan Sony Discovery Prize diberikan kepada film Skinny Boots karya Romain F. Dubois.
Tahun ini, Cannes Critics’ Week menerima lebih dari 1.050 pendaftaran dari 106 negara sebelum akhirnya memilih sejumlah film unggulan untuk berkompetisi.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri karena film tersebut merupakan hasil kolaborasi Indonesia–Jerman antara Aftersun Creative dan Madfilm. Seluruh proses produksi dilakukan di Yogyakarta dengan mayoritas kru berasal dari Indonesia.
"“Bisa membuat film berlatar di Jogja dengan perspektif minoritas, orang dengan kultur campuran seperti ini, lalu mendapatkan reaksi yang sangat baik dari penonton Cannes kemarin, menjadi pengalaman yang sangat berarti buat kami," kata produser sekaligus pendiri Aftersun Creative, Annisa Adjam dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).
Film garapan sutradara Berthold Wahjudi tersebut menjadi satu dari hanya dua film pendek yang dianugerahi penghargaan dalam program tersebut tahun ini.
Baca juga:Reza Rahadian Angkat Kisah Inspiratif Bocah Tunanetra Lewat Film Pendek 'Annisa'
Dalam malam penghargaan Critics’ Week ke-65, VATERLAND or A Bule Named Yanto berhasil memenangkan CANAL+ Award for Short Film. Sementara penghargaan Sony Discovery Prize diberikan kepada film Skinny Boots karya Romain F. Dubois.
Tahun ini, Cannes Critics’ Week menerima lebih dari 1.050 pendaftaran dari 106 negara sebelum akhirnya memilih sejumlah film unggulan untuk berkompetisi.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri karena film tersebut merupakan hasil kolaborasi Indonesia–Jerman antara Aftersun Creative dan Madfilm. Seluruh proses produksi dilakukan di Yogyakarta dengan mayoritas kru berasal dari Indonesia.
"“Bisa membuat film berlatar di Jogja dengan perspektif minoritas, orang dengan kultur campuran seperti ini, lalu mendapatkan reaksi yang sangat baik dari penonton Cannes kemarin, menjadi pengalaman yang sangat berarti buat kami," kata produser sekaligus pendiri Aftersun Creative, Annisa Adjam dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).