home masjid

Turunnya Ayat Ketiga Surah Al-Maidah di Padang Arafah Menjadi Isyarat Teologis Wafatnya Nabi Muhammad

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:30 WIB
Penurunan ayat kesempurnaan agama di Shakharat menjadi puncak emosional Haji Perpisahan. Ilustrasi: Gemini AI
LANGIT7.ID-Keheningan seketika menyelimuti perut Lembah Uranah sesaat setelah khotbah kemanusiaan yang agung itu selesai dikumandangkan. Gema suara Rabiah bin Umayyah yang mengulang setiap pesan kepemimpinan dari atas punggung unta kini surut, digantikan oleh kesibukan ritual ratusan ribu jemaah yang bersiap menyambut fase berikutnya. Selesai Nabi Muhammad mengucapkan pidato kenegaraan dan keagamaan tersebut, beliau segera turun dari al-Qashwa, unta kesayangannya yang telah menjadi saksi bisu dari penyampaian manifesto akbar Madinah.

Dalam buku Sejarah Hidup Muhammad, sebuah karya ilmiah tepercaya yang ditulis oleh sejarawan terkemuka Muhammad Husain Haekal, diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah dan diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Jaya, linimasa pasca-khotbah ini diurai dengan sangat detail dan kronologis.

Nabi Muhammad tidak langsung beranjak meninggalkan Uranah. Beliau memilih untuk tetap berada di tempat itu juga sampai tibanya waktu sembahyang zuhur dan asar, yang didirikan secara jamak qasar dalam satu waktu demi memberikan kelonggaran hukum bagi para musafir haji. Setelah menunaikan kewajiban ibadah tersebut, beliau kembali menaiki untanya dan bergerak perlahan menuju kawasan Shakharat, sebuah area yang dipenuhi batuan cadas besar di kaki Gunung Arafah yang menjadi titik utama pelaksanaan wukuf.

Baca Juga: Kisah Haji Wada' Nabi Muhammad SAW Bersama 114.000 Kaum Muslimin

Di atas bukit berbatu itulah, di tengah kepungan samudra manusia yang sedang bersimpuh menengadahkan tangan ke langit, sebuah peristiwa teologis yang paling menentukan dalam sejarah peradaban Islam terjadi. Di tengah suasana wukuf yang khidmat, Nabi Muhammad menerima wahyu terakhir yang mengatur tentang legalitas dan status final dari agama baru ini. Beliau kemudian membacakan firman Tuhan yang baru saja turun kepada seluruh jemaah yang berada di sekelilingnya:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Artinya: Hari inilah Kusempurnakan agamamu ini untuk kamu sekalian dengan Kucukupkan Nikmat-Ku kepada kamu, dan yang Kusukai Islam inilah menjadi agama kamu. (Al-Quran, Surah Al-Maidah: 3).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya