Kasus Hanania Travel Melebar, Vendor hingga Karyawan Klaim Belum Dibayar
Esti setiyowati
Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:31 WIB
Kasus Hanania Travel Melebar, Vendor hingga Karyawan Klaim Belum Dibayar. Foto: tangkapan layar.
Hanania Travel, biro perjalanan haji dan umroh, kembali menyita perhatian publik. Pada Kamis (27/5/2026), pimpinan Hanania Group, Ahmad Syah Farhan digiring ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan perjalanan umrah.
Kasus tersebut berawal dari ribuan calon jamaah Syawal yang gagal berangkat meski telah membayar biaya perjalanan.
Baca juga: Bos Hanania Travel Digiring ke Polda Metro Jaya, Jamaah Minta Audit Dana Umrah
Kerugian yang dialami 1.500 calon jamaah dari 42 grup itu sekitar Rp60 miliar. Nilai tersebut merupakan biaya umrah yang dibayar jamaah ke Hanania Travel sejak Desember 2025.
Persoalan keuangan yang membelit Hanania Travel tidak hanya berdampak pada calon jamaah. Sejumlah mitra yang pernah bekerja sama dengan perusahaan tersebut juga mulai menuntut pemenuhan hak-hak mereka yang hingga kini belum diselesaikan.
Salah satu korban adalah Randy Permana, fotografer profesional yang mengaku jasanya belum dibayar Hanania Group. Randy mengeluarkan pernyataan tersebut melalui unggahan di Instagram miliknya.
"Saya adalah vendor addon dokumentasi @addon.hananiagroup. Semua jamaah yang sudah saya handle sudah bayar lunas ke @addon.hananiagroup, tapi belum dibayarkan ke saya tagihan bulan Desember 2025 dan Februari 2026,"
Kasus tersebut berawal dari ribuan calon jamaah Syawal yang gagal berangkat meski telah membayar biaya perjalanan.
Baca juga: Bos Hanania Travel Digiring ke Polda Metro Jaya, Jamaah Minta Audit Dana Umrah
Kerugian yang dialami 1.500 calon jamaah dari 42 grup itu sekitar Rp60 miliar. Nilai tersebut merupakan biaya umrah yang dibayar jamaah ke Hanania Travel sejak Desember 2025.
Persoalan keuangan yang membelit Hanania Travel tidak hanya berdampak pada calon jamaah. Sejumlah mitra yang pernah bekerja sama dengan perusahaan tersebut juga mulai menuntut pemenuhan hak-hak mereka yang hingga kini belum diselesaikan.
Salah satu korban adalah Randy Permana, fotografer profesional yang mengaku jasanya belum dibayar Hanania Group. Randy mengeluarkan pernyataan tersebut melalui unggahan di Instagram miliknya.
"Saya adalah vendor addon dokumentasi @addon.hananiagroup. Semua jamaah yang sudah saya handle sudah bayar lunas ke @addon.hananiagroup, tapi belum dibayarkan ke saya tagihan bulan Desember 2025 dan Februari 2026,"