IIE 2026 Dorong Ambisi Indonesia Perkuat Posisi di Peta Wisata Halal Dunia
Tim langit 7
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:27 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; International Islamic Expo (IIE) 2026 kembali hadir sebagai salah satu ajang yang diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia di sektor pariwisata halal global. Pameran yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) Senayan itu menjadi wadah pertemuan berbagai pelaku industri halal dari berbagai negara.
Direktur Utama Alia Kreasindo Mandiri, Mutia Andriastuti, mengatakan penyelenggaraan IIE 2026 sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing Indonesia dalam industri wisata halal internasional. Menurutnya, kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata membawa misi yang sama untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata halal dunia.
"Kebetulan juga kita dengan Kemenpar (Kementerian Pariwisata) itu kita membawa satu misi untuk meningkatkan indeks wisata halal Indonesia di mata destinasi dunia,” kata Mutia dalam keterangannya, dikutip Kamis (11/6/2026).
Dukungan terhadap penyelenggaraan IIE 2026 juga datang dari Kementerian Pariwisata sebagai tuan rumah resmi. Kementerian menilai ajang tersebut menjadi sarana strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata halal nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.
Pameran yang digelar selama tiga hari tersebut akan mempertemukan para pemangku kepentingan global dari sektor pariwisata halal, umrah dan haji, keuangan syariah, serta berbagai pelaku ekonomi syariah lainnya. Selain area pameran, kegiatan ini juga akan menghadirkan pertemuan tingkat tinggi, talkshow, dan berbagai peluang membangun jaringan kerja sama.
Peserta yang terlibat berasal dari berbagai kawasan, mulai dari Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Tengah, Timur Tengah hingga Afrika. Beragam produk dan layanan yang mendukung wisata muslim akan ditampilkan, termasuk layanan penerbangan, hotel, penyedia visa, asuransi perjalanan, transportasi, hingga katering haji dan umrah.
Tak hanya itu, pameran tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai destinasi wisata internasional yang berkontribusi dalam perkembangan pariwisata Islam dan ekosistem halal yang lebih luas.
Direktur Utama Alia Kreasindo Mandiri, Mutia Andriastuti, mengatakan penyelenggaraan IIE 2026 sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing Indonesia dalam industri wisata halal internasional. Menurutnya, kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata membawa misi yang sama untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata halal dunia.
"Kebetulan juga kita dengan Kemenpar (Kementerian Pariwisata) itu kita membawa satu misi untuk meningkatkan indeks wisata halal Indonesia di mata destinasi dunia,” kata Mutia dalam keterangannya, dikutip Kamis (11/6/2026).
Dukungan terhadap penyelenggaraan IIE 2026 juga datang dari Kementerian Pariwisata sebagai tuan rumah resmi. Kementerian menilai ajang tersebut menjadi sarana strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata halal nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.
Pameran yang digelar selama tiga hari tersebut akan mempertemukan para pemangku kepentingan global dari sektor pariwisata halal, umrah dan haji, keuangan syariah, serta berbagai pelaku ekonomi syariah lainnya. Selain area pameran, kegiatan ini juga akan menghadirkan pertemuan tingkat tinggi, talkshow, dan berbagai peluang membangun jaringan kerja sama.
Peserta yang terlibat berasal dari berbagai kawasan, mulai dari Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Tengah, Timur Tengah hingga Afrika. Beragam produk dan layanan yang mendukung wisata muslim akan ditampilkan, termasuk layanan penerbangan, hotel, penyedia visa, asuransi perjalanan, transportasi, hingga katering haji dan umrah.
Tak hanya itu, pameran tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai destinasi wisata internasional yang berkontribusi dalam perkembangan pariwisata Islam dan ekosistem halal yang lebih luas.